Joyce Patricia Bersinar di MilkLife Soccer Challenge 2025 Solo, Bidik Timnas Putri Indonesia

Joyce Patricia Adana Putri Bintang, pemain muda asal Solo, tampil gemilang di MilkLife Soccer Challenge 2025 di Lapangan Kota Barat dan menargetkan bergabung dengan Timnas Putri Indonesia

chat_bubble_outline 0
Joyce Patricia Bersinar di MilkLife Soccer Challenge 2025 Solo, Bidik Timnas Putri Indonesia (Foto: HA

SOLO, HARIANKOTA.COM – Joyce Patricia Adana Putri Bintang, pemain muda asal Solo, tampil menonjol dalam ajang MilkLife Soccer Challenge 2025 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Mini Kota Barat, Solo.

Di usia 10 tahun, siswi SD Cemara 2 Surakarta ini menunjukkan kemampuan olah bola dan semangat bertanding yang luar biasa di tengah persaingan sepak bola putri usia dini.

Di balik prestasinya, perjalanan Joyce menuju lapangan hijau tidak selalu mudah. Ibunya, Astra Floresia, mengungkapkan bahwa sang ayah sempat menentang keinginan Joyce untuk bermain sepak bola.

“Suami saya dulu sempat bilang, ‘Cewek kok main bola?’ Tapi setelah lihat Joyce latihan dan mainnya bagus, akhirnya beliau ikut mendukung,” ujar Astra saat ditemui di sela turnamen di Kota Barat, Sabtu (1/11/2025).

Sejak sukses membawa timnya meraih juara ketiga di seri pertama turnamen, keluarga pun memberi dukungan penuh bagi Joyce untuk terus berkarier di dunia sepak bola.

Joyce dikenal punya ciri khas yang membuatnya mudah dikenali di lapangan. Ia selalu mengenakan headband warna-warni dalam setiap pertandingan, yang kini bahkan menjadi tren di kalangan rekan-rekannya.

“Biar tetap kelihatan rapi dan percaya diri meski lagi main bola,” kata Joyce sambil tersenyum.

Bagi sang ibu, gaya itu bukan sekadar penampilan, tapi juga bagian dari kepribadian anaknya.

“Kami ingin Joyce tetap tampil percaya diri. Itu penting, baik di lapangan maupun di luar lapangan,” ujarnya.

Joyce bergabung dengan Surakarta Football Academy (SFA), tempat ia berlatih bersama pemain laki-laki. Tantangan itu justru membuatnya semakin berkembang.

“Latihan bareng cowok lebih seru dan menantang,” katanya.

Selama tujuh bulan bergabung di SFA, Joyce sudah mencetak lebih dari 40 gol. Ia bermain di posisi sayap, posisi yang menuntut kecepatan dan kreativitas. Pelatihnya pun menilai Joyce punya semangat dan teknik yang matang untuk anak seusianya.

Kedisiplinan menjadi kunci kemajuan Joyce. Hampir setiap hari ia berlatih — baik bersama tim maupun latihan privat untuk memperkuat fisik dan teknik dasar.

“Latihan terus, jangan malas. Makan dijaga, enggak boleh minum es, enggak boleh makan mi instan,” ucap Joyce tegas.

Sang ibu menambahkan bahwa Joyce memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga pola makan dan istirahat.

“Dia tahu kapan waktunya latihan, belajar, dan istirahat. Itu yang membuat kami bangga,” kata Astra.

Joyce mengidolakan Claudia, pemain Timnas Putri Indonesia yang menjadi inspirasinya.

“Mainnya bagus, terus cantik juga,” ujarnya.

Cita-citanya jelas: bergabung dengan Timnas Putri Indonesia dan membela Merah Putih di level internasional.

“Aku pengin jadi pemain Timnas Putri Indonesia,” kata Joyce penuh keyakinan.

Penampilan Joyce di Lapangan Sepak Bola Mini Kota Barat, Solo, menjadi bukti bahwa sepak bola putri Indonesia memiliki banyak potensi di usia muda. Ajang seperti MilkLife Soccer Challenge memberi ruang bagi talenta muda untuk berkembang dan mendapatkan pengalaman kompetitif sejak dini.

Dengan dukungan keluarga, pelatih, dan lingkungan yang mendukung, Joyce Patricia Adana Putri Bintang berpeluang besar menjadi salah satu wajah baru kebanggaan sepak bola putri Indonesia di masa depan.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya