Jelang Mudik Lebaran 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Daerah Perkuat Infrastruktur Jalan

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta pemkab/pemkot memprioritaskan pemantapan jalan guna mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026.

chat_bubble_outline 0
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai hadiri Outlook Ekonomi Soloraya 2026 di The Sunan Hotel, Surakarta, Rabu (4/2/2026).

SOLO, HARIANKOTA.COM – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan pemerintah kabupaten dan kota untuk memprioritaskan pemantapan infrastruktur jalan demi kelancaran mobilitas masyarakat.

Ahmad Luthfi menegaskan, kesiapan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah menjelang Hari Raya Idulfitri.

Setiap kabupaten dan kota diminta menyesuaikan program perbaikan jalan dengan kemampuan anggaran masing-masing.

“Menjelang Lebaran, perhatian kita tertuju pada infrastruktur. Dengan APBD yang ada, prioritasnya adalah memastikan kondisi jalan dalam keadaan mantap,” ujar Luthfi usai menghadiri Outlook Ekonomi Soloraya 2026 di The Sunan Hotel, Surakarta, Rabu (4/2/2026).

Menurut Luthfi, kualitas infrastruktur jalan tidak hanya berdampak pada keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berperan besar dalam menjaga perputaran ekonomi dan daya tarik investasi daerah.

Konektivitas yang baik, lanjutnya, menjadi kunci kelancaran distribusi barang, mobilitas tenaga kerja, serta aktivitas ekonomi masyarakat, terutama saat volume perjalanan meningkat menjelang Lebaran.

Gubernur memaparkan, saat ini kondisi jalan provinsi di Jawa Tengah tercatat hampir 97 persen dalam keadaan mantap. Sementara itu, jalan kabupaten dan kota mencapai sekitar 87 persen.

Meski demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah tingginya curah hujan yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan.

“Musuh utama jalan itu air. Curah hujan tinggi sering kali mempercepat kerusakan,” ungkapnya.

Pemprov Jateng bersama pemerintah kabupaten/kota akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jalan menjelang Idulfitri dan puncak arus mudik. Evaluasi tersebut dilakukan sesuai peta jalan pembangunan infrastruktur yang telah ditetapkan.

“Menjelang Lebaran dan arus mudik nanti, kita lakukan evaluasi. Sesuai roadmap 2025, infrastruktur harus mantap dan bebas dari keluhan masyarakat,” tegas Luthfi.

Selain mendukung kelancaran mudik, kepastian kondisi jalan juga dinilai penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Infrastruktur yang andal dibutuhkan untuk menunjang kawasan industri, pariwisata, serta pengembangan pusat-pusat ekonomi baru di Jawa Tengah.

Luthfi menambahkan, penanganan jalan desa dan lingkungan berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten/kota. Meski demikian, koordinasi lintas daerah tetap dilakukan agar persoalan infrastruktur dasar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi.

Ia berharap, percepatan perbaikan jalan dan sinergi antarpemerintah daerah mampu menjaga konektivitas wilayah, sehingga mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas investasi dan pariwisata tetap berjalan optimal menjelang Lebaran

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya