Hilang Empat Hari, Pria Lansia di Karangpandan Ditemukan Meninggal di Kebun Dekat Rumah

Warga Karangpandan digemparkan dengan penemuan jasad pria lansia yang hilang 4 hari. Korban ditemukan meninggal di kebun tak jauh dari rumahnya

chat_bubble_outline 0
Tim relawan gabungan mengevakuasi seorang warga yang ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa (Foto: Ist)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Warga Dukuh Sawahan, Desa Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia yang sempat dilaporkan hilang selama empat hari.

Korban diketahui bernama Mulyono (69), ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah kebun yang hanya berjarak sekitar 30 meter dari rumahnya, Selasa malam (1/7/2025).

Jasad korban ditemukan dalam posisi telentang dengan wajah membengkak dan mulai mengeluarkan bau tidak sedap. Lokasi penemuan berada di area perbukitan belakang permukiman warga.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut pihaknya langsung turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.

“Korban ditemukan sekitar pukul 18.45 WIB. Tim BPBD ikut membantu mengevakuasi jenazah dari lokasi ke rumah sakit,” ujar Hendro saat dikonfirmasi pada Rabu (2/7/2025).

Menurut keterangan warga, Mulyono terakhir terlihat pada Jumat pagi (27/6/2025). Sejak Sabtu, keberadaannya tak diketahui. Upaya pencarian pun telah dilakukan oleh warga, namun hasilnya nihil hingga akhirnya ditemukan pada Selasa petang di kebun milik salah satu warga bernama Sunarno.

“Pencarian dilakukan di sekitar bukit belakang rumah korban. Akhirnya ditemukan di kebun dalam kondisi sudah meninggal dunia,” tambah Hendro.

Setelah penemuan jasad, warga segera melapor ke Polsek Karangpandan. Aparat kepolisian bersama tim BPBD lalu melakukan penanganan dan membawa korban ke RSUD Karanganyar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian Mulyono masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, dari kondisi awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

1 hari yang lalu