Gubernur Jateng Terjunkan Tim Atasi Isu Kelangkaan Solar

chat_bubble_outline 0

Harinkota.com – Antisipasi kelangkaan bahan bakar solar, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebut akan menurunkan tim untuk mengatasi isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Dirinya juga meminta agar Kepolisian untuk menindak tegas pelaku yang main-main dalam situasi sulit seperti ini. Dari banyak laporan yang diterima, Ganjar mengantongi informasi masih ada oknum yang mengambil BBM dengan cara tidak benar.

“Maka saya minta dari pihak kepolisian nggak usah ragu, disikat. Nggak boleh ada yang main-main soal ini,” ungkap Ganjar.

Ganjar mengatakan, laporan yang diterima langsung datang dari berbagai tempat. Salah satunya di Demak yang memicu demonstrasi dari para nelayan. Ganjar telah menurunkan tim untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Laporannya banyak. Hari ini yang protes dan sudah menyampaikan ke saya tadi, di Demak terjadi kelangkaan, maka ada demo dari nelayan. Makanya tim kita sedang turun hari ini,” terangnya.

Sebagai informasi, kelangkaan BBM jenis solar terjadi di beberapa wilayah. Di Demak misalnya, dalam beberapa hari terakhir antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU.

Polres Demak juga telah mengamankan dua orang beserta sejumlah barang bukti berupa dua unit truk, satu tangki berisi 3.500 liter solar, satu unit sepeda motor, lima jeriken berisi solar bersubsidi, serta dua lembar nota pembelian solar bersubsidi.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

1 hari yang lalu