Dua Warga Jadi Korban Kebakaran di Pajang, Respati Kawal Pemulihan

Dua warga menjadi korban kebakaran di Pajang, Laweyan, Solo. Respati Ardi memastikan kondisi keduanya dipantau dan pemulihan mendapat perhatian.

chat_bubble_outline 0

SOLO, HARIANKOTA.COM – Dua warga Surakarta harus mendapat perawatan medis setelah menjadi korban kebakaran yang terjadi di kawasan Pajang, Kecamatan Laweyan, Selasa (25/8/2026).

Keduanya kini dirawat di dua rumah sakit berbeda.
Korban menjalani perawatan di RS Panti Waluyo dan RS Yarsis.

Kondisi keduanya menjadi perhatian Wali Kota Solo Respati Ardi yang langsung mengecek keadaan korban setelah meninjau lokasi kebakaran.

Respati mengatakan pemerintah akan terus memantau proses pemulihan kedua korban. Ia berharap kondisi mereka segera membaik dan dapat kembali beraktivitas.

“Saya menjenguk korban untuk memastikan kondisinya. Dan saya akan pantau terus kondisi korban. Semoga segera pulih,” kata Respati.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari petugas pemadam kebakaran, kebakaran tersebut diduga berkaitan dengan kecelakaan kerja. Lokasi kejadian diketahui merupakan workshop yang digunakan untuk usaha pembuatan sofa.
Respati menyebut kedua korban merupakan warga Surakarta.

Ia juga memastikan penanganan terhadap peristiwa tersebut telah dilakukan melalui proses mitigasi.

“Sudah dimitigasi dan laporan dari Damkar, ini kecelakaan kerja. Saya turut prihatin. Kedua korban warga Surakarta dan ini murni setelah mitigasi karena kecelakaan kerja,” ujarnya.

Menurut Respati, workshop tersebut tergolong usaha baru dan baru menerima pesanan. Ia menduga api dapat dengan cepat membesar karena terdapat sejumlah partisi berbahan yang mudah terbakar di dalam lokasi.

“Lokasi ini workshop baru, usaha ini benar-benar baru dan baru dapat order. Namun terjadi kecelakaan kerja,” tandasnya.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

8 jam yang lalu