BOYOLALI, HARIANKOTA.COM – Sebuah mobil keluarga jenis Toyota Avanza terlibat kecelakaan tunggal di ruas Tol Semarang–Solo KM 465+150 arah Solo, Minggu (20/7/2025) siang. Kecelakaan ini menewaskan satu orang dan menyebabkan enam penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan berpelat nomor AD 1309 CZ tersebut mendadak keluar jalur dan terjun ke saluran air pinggir tol. Dugaan awal, sopir mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.58 WIB. Mobil yang dikemudikan Dito Prasetyo Nugroho (32), warga Karanganyar, membawa total tujuh orang penumpang. Mobil tiba-tiba oleng di jalur satu, keluar dari badan jalan, menabrak pembatas, dan akhirnya menghantam dinding saluran air.
Posisi akhir kendaraan tergeletak melintang di dasar saluran, dengan bagian depan ringsek parah.
Seorang penumpang perempuan, Budi Retnowati (52), warga Karanganyar, meninggal dunia akibat luka berat. Korban sempat dibawa ke RSUD Pandan Arang Boyolali namun nyawanya tak tertolong.
Sementara itu, enam penumpang lainnya mengalami luka mulai dari memar, patah tulang, hingga cedera kepala diantaranya, Arinda Kusuma Putri (32): Dugaan patah paha dan tangan, dirujuk ke RS Hidayah Boyolali.
Rizky Nur Ashari (26): Dugaan patah tangan kiri, RS Hidayah Boyolali. Nabila Hasna Amira (5): Memar kepala dan lebam mata kiri. Darsito (61): Luka di kepala, diduga fraktur, dibawa ke RSUD Salatiga, Dito Prasetyo Nugroho (32): Luka terbuka dan memar di kepala danMohammad Alfatih Afatan (3): Patah tulang paha kiri
Petugas tol menerima laporan insiden pada pukul 12.58 WIB dan langsung menuju lokasi. Proses evakuasi melibatkan tim dari JMTO, PMI Salatiga, polisi lalu lintas, serta petugas rescue.
Mobil baru bisa dievakuasi ke bahu jalan sekitar pukul 15.34 WIB. Selama proses evakuasi, jalur sempat ditutup sebagian dan kembali dibuka pada pukul 16.00 WIB.
Kecelakaan juga merusak beberapa fasilitas di sekitar lokasi, termasuk, Saluran air batu kali sepanjang 6 meter. Dua tiang pembatas jalan (guide post). Sepuluh tiang pagar dan Kawat berduri sepanjang 80 meter.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan olah TKP, penyebab kecelakaan diduga kuat akibat sopir kehilangan fokus karena mengantuk berat saat mengemudi, yang berujung pada hilangnya kendali atas kendaraan.
Hingga kini, pihak kepolisian dari Unit Laka Lantas Polsek Tengaran masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap detil kejadian dan kemungkinan unsur kelalaian

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.