KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Bupati Karanganyar Rober Christanto menegaskan bahwa koperasi merupakan soko guru perekonomian masyarakat yang harus terus diperkuat hingga tingkat kelurahan.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Bazar Ramadan yang digelar Koperasi Kelurahan Merah Putih di Popongan, Sabtu (7/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Rober mengatakan bazar Ramadan tidak hanya menjadi ajang jual beli, tetapi juga langkah untuk menghidupkan kembali peran koperasi di tingkat kelurahan.
Menurutnya, embrio koperasi di Kelurahan Popongan sebenarnya telah ada sejak lama dan kini kembali diperkuat melalui kepengurusan yang baru.
“Sejak dulu sebenarnya sudah ada koperasi di Popongan. Kemarin juga sudah dilaksanakan RAT dan terbentuk kepengurusan baru, sehingga embrionya memang sudah ada,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Ia berharap kegiatan seperti bazar dapat menjadi awal kebangkitan koperasi yang lebih aktif dalam menggerakkan potensi ekonomi masyarakat.
“Harapannya bukan hanya bazar saja, tetapi ini bisa menjadi embrio Koperasi Kelurahan Merah Putih ke depan sehingga potensi masyarakat bisa ikut bergerak,” kata Rober.
Menurutnya, koperasi harus dibangun dengan semangat gotong royong agar mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
“Kalau masyarakat ikut bergerak, potensi yang ada di wilayah seperti Popongan ini bisa berkembang. Sokoguru koperasi itu kan gotong royong,” jelasnya.
Rober juga berharap langkah yang dimulai di Popongan dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kabupaten Karanganyar.
“Kalau ini berjalan baik, Popongan bisa menjadi role model bagi koperasi kelurahan lainnya di Karanganyar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan Taviv Warsono mengatakan Koperasi Kelurahan Merah Putih Popongan dibentuk sebagai wadah untuk memperkuat ekonomi masyarakat.
“Koperasi ini kami dirikan dengan semangat kebersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan warga Popongan,” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun berawal dari modal yang terbatas, dukungan masyarakat dan semangat para pengurus membuat koperasi tersebut terus berkembang.
Ke depan, pihaknya berharap koperasi itu dapat memiliki gedung sendiri yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap nantinya koperasi ini memiliki gedung sendiri yang bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi warga,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Rober hadir bersama Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana juga melihat langsung aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ikut meramaikan bazar.
Keduanya berkeliling meninjau berbagai stan yang menjual beragam produk warga, mulai dari kerajinan tangan, pakaian, hingga aneka makanan olahan.
Saat berada di salah satu stan, Rober tertarik dengan jajanan tradisional tape singkong yang dijual oleh pedagang. Ia sempat berbincang dengan penjual terkait asal bahan baku dan harga produk tersebut.
Pedagang menjelaskan bahwa tape dijual dengan harga Rp10 ribu untuk tiga bungkus.
Setelah sempat meninggalkan stan tersebut, Rober tiba-tiba kembali dan langsung membeli kudapan manis itu dalam jumlah banyak. Ia kemudian mengajak Wakil Bupati Adhe Eliana untuk ikut memborong dagangan pedagang tersebut.
Tape Singkong yang telah dibeli kemudian dibagikan kepada para pengunjung bazar. Warga yang berada di lokasi tampak antusias menerima jajanan tradisional tersebut.
Aksi tersebut membuat suasana bazar semakin ramai. Sejumlah pedagang lain juga menawarkan produk mereka agar turut dibeli oleh rombongan kepala daerah.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.