Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif dan Transaksi Digital di Suaraga Solo 2026, UMKM Jadi Sorotan

Bank Jakarta mendukung Suaraga Solo 2026 dengan QRIS, EDC, dan layanan digital guna memperkuat UMKM, ekonomi kreatif, serta transaksi non-tunai di Surakarta.

chat_bubble_outline 0

SOLO, HARIANKOTA.COM – Festival Suaraga Solo 2026 bukan sekadar menghadirkan perpaduan musik, budaya, dan gaya hidup sehat. Ajang yang digelar di Taman Balekambang, Surakarta, pada 4–5 Juli 2026 ini juga menjadi momentum mempercepat digitalisasi transaksi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui keterlibatan pelaku UMKM dan komunitas.

Komitmen tersebut diperkuat dengan kehadiran Bank Jakarta sebagai Official Bank Partner. Melalui dukungannya, Bank Jakarta menghadirkan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS dan Electronic Data Capture (EDC) untuk memudahkan transaksi pengunjung maupun pelaku usaha yang berpartisipasi selama festival berlangsung.

Mengusung tema “The Wellness City of Java”, Suaraga Solo 2026 menghadirkan konsep festival yang memadukan wellness tourism, musik, budaya, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan komunitas dalam satu rangkaian kegiatan.

Beragam aktivitas digelar, mulai dari yoga, pilates, cycling experience, wellness workshop, music experience, creative market hingga berbagai aktivasi komunitas yang melibatkan masyarakat secara luas.

Salah satu pusat aktivitas festival berada di kawasan Pasar-Pasaran, ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM dan industri kreatif lokal untuk memasarkan produk mereka.

Di kawasan ini, Bank Jakarta memperkuat ekosistem pembayaran digital agar transaksi berlangsung lebih cepat, aman, dan praktis melalui layanan QRIS dan mesin EDC.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan keikutsertaan Bank Jakarta dalam Suaraga Solo 2026 merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memperluas inklusi keuangan digital di berbagai daerah.

“Bank Jakarta melihat Suaraga Solo 2026 bukan hanya sebagai sebuah festival, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan kreativitas, budaya, komunitas, serta semangat hidup sehat dalam satu ekosistem yang produktif,” ujar Agus dalam keterangan resminya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kesempatan bagi Bank Jakarta untuk menghadirkan layanan keuangan yang semakin dekat dengan masyarakat.

“Melalui dukungan ini, kami ingin menghadirkan kemudahan transaksi digital sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang modern, aman, dan inklusif,” lanjutnya.

Agus menambahkan, keterlibatan Bank Jakarta juga sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperkuat penetrasi bisnis dan meningkatkan brand awareness di berbagai kota potensial di Indonesia.

Surakarta dinilai menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata yang terus berkembang sehingga memiliki prospek besar bagi pengembangan layanan keuangan digital.

Selain mendukung sistem pembayaran selama festival berlangsung, Bank Jakarta juga membuka booth layanan yang menghadirkan berbagai program perbankan. Pengunjung dapat membuka rekening baru, mengaktifkan layanan digital JakOne Mobile, mengaktifkan kartu Debit Visa Bank Jakarta, hingga memperoleh informasi mengenai berbagai produk dan layanan perbankan, baik konvensional maupun syariah.

Berbagai aktivitas promosi dan edukasi keuangan juga disiapkan selama festival berlangsung. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Jakarta meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memperluas penggunaan transaksi non-tunai di kalangan pelaku UMKM maupun pengunjung.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, mengatakan kolaborasi bersama penyelenggara Suaraga Solo 2026 merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan yang mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus sosial bagi masyarakat.

“Kami meyakini bahwa sinergi antara sektor perbankan, industri kreatif, komunitas, dan pemerintah daerah akan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Arie.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui penguatan ekosistem ekonomi kreatif dan digitalisasi transaksi.

“Melalui dukungan pada Suaraga Solo 2026, Bank Jakarta berharap dapat berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, memperkuat budaya transaksi non-tunai, serta memperluas literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat,” tutup Arie.

Keterlibatan Bank Jakarta dalam Suaraga Solo 2026 memperlihatkan bagaimana sinergi antara sektor perbankan, pelaku ekonomi kreatif, komunitas, dan pemerintah daerah dapat menciptakan ekosistem yang saling mendukung.

Tidak hanya mempermudah transaksi selama festival berlangsung, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mempercepat transformasi digital, memperluas akses layanan keuangan, serta membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan UMKM dan industri kreatif di Kota Surakarta.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya