DENPASAR, HARIANKOTA.COM– Pemerintah Provinsi Bali memperkuat kesiapsiagaan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang waktunya berdekatan dengan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah. Pengamanan dilakukan melalui penguatan peran pecalang serta memastikan pasokan listrik tetap stabil.
Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Gelar Agung Pecalang Bali 2026 di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Denpasar, Sabtu (7/3/2026).
Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pecalang di seluruh wilayah Bali agar pelaksanaan Nyepi tetap berjalan aman meski berdekatan dengan perayaan Idulfitri.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat kesiapsiagaan pecalang agar pengamanan Hari Raya Nyepi yang bertepatan dengan malam takbiran dapat berlangsung aman dan kondusif,” ujar Koster.
Ia menegaskan pecalang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan berbasis desa adat. Sinergi antara pecalang, aparat TNI, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia dinilai sangat penting untuk menjaga ketertiban masyarakat.
Saat ini tercatat sekitar 23 ribu pecalang yang tersebar di lebih dari 1.500 desa adat di Bali. Mereka diharapkan aktif menjaga wilayah masing-masing sekaligus memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan.
Selain pengamanan masyarakat, kesiapan infrastruktur juga diperhatikan. PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di Bali dalam kondisi aman selama periode Nyepi dan Idulfitri.
Manager PLN UP3 Bali Utara, Elashinta, mengatakan masa siaga kelistrikan berlangsung mulai 13 hingga 28 Maret 2026. Selama periode tersebut, pekerjaan pemeliharaan yang berpotensi menyebabkan pemadaman listrik akan dibatasi.
PLN memproyeksikan beban puncak listrik di Bali pada 17 Maret 2026 mencapai sekitar 1.194 megawatt, dengan cadangan daya sekitar 257 megawatt, sehingga sistem kelistrikan dinilai cukup aman.
Untuk mengantisipasi gangguan, PLN juga menyiagakan 38 pegawai, termasuk tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), serta didukung ratusan personel teknis dan mitra kerja.
Selain itu, posko pengamanan kelistrikan disiapkan di sejumlah unit layanan pelanggan serta beberapa titik strategis seperti tempat ibadah, kawasan wisata, fasilitas publik, dan objek vital.
Pemerintah daerah berharap kesiapan pengamanan serta dukungan infrastruktur ini dapat memastikan masyarakat dapat menjalankan rangkaian perayaan Nyepi dan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.