KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, politisi Partai Gerindra, Wawan Pramono, melakukan aksi sosial dengan menyalurkan zakat fitrah kepada para tukang becak dan sopir taksi di wilayah Colomadu, Kabupaten Karanganyar.
Kegiatan ini menyasar pekerja sektor informal yang bergantung pada penghasilan harian. Penyaluran bantuan dilakukan langsung di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Pasar Colomadu hingga simpang jalan utama.
Dalam kegiatan tersebut, setiap penerima mendapatkan paket zakat berupa beras seberat 2,5 kilogram serta uang tunai sebesar Rp50.000. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban ekonomi menjelang Lebaran.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus diperluas dengan menjangkau lebih banyak penerima dari kalangan masyarakat rentan, khususnya pekerja harian yang terdampak fluktuasi pendapatan.
Warga setempat, Danu Wibowo, mengapresiasi langkah yang dilakukan Wawan Pramono. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat kecil.
“Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi tukang becak dan sopir taksi yang penghasilannya tidak menentu. Semoga bisa membantu kebutuhan keluarga menjelang Idulfitri,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Ia menilai, menjelang hari raya, kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat sehingga kelompok pekerja harian menjadi salah satu yang paling terdampak.
Sementara itu, Wawan Pramono saat dikonfirmasi menegaskan bahwa momentum Idulfitri harus dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas sosial dan semangat berbagi.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya bantuan sesaat, tetapi juga upaya menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.
Para penerima bantuan pun menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka menilai bantuan yang diberikan cukup membantu dalam mempersiapkan kebutuhan Lebaran, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Salah satu sopir taksi mengaku bantuan tersebut sangat meringankan beban pengeluaran menjelang hari raya.
Ke depan, aksi sosial seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi berbagai pihak untuk ikut berkontribusi membantu masyarakat sesuai kemampuan masing-masing.
Dengan begitu, semangat gotong royong dan solidaritas sosial dapat terus terjaga, tidak hanya saat Lebaran tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.