SOLO, HARIANKOTA.COM– Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Mapolresta Solo menuju Bandara Adi Soemarmo setelah menjalani pemeriksaan intensif terkait operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (10/7/2026) dini hari.
Pantauan di lokasi menunjukkan Etik keluar dari gedung Mapolresta sekitar pukul 05.43 WIB dengan pengawalan ketat penyidik KPK. Ia mengenakan kemeja putih, rompi hitam, dan masker, tanpa memberikan pernyataan kepada awak media yang menunggu sejak malam.
Selain membawa Etik, penyidik juga mengangkut enam koper berwarna hijau dan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan proses penyidikan. Barang-barang tersebut dimasukkan ke dalam kendaraan yang kemudian bergerak menuju Bandara Adi Soemarmo.
Sebelumnya, sekitar pukul 00.48 WIB, dua mobil berwarna hitam yang diduga membawa tim KPK tiba di Mapolresta Solo. Beberapa penyidik terlihat memasuki gedung sambil membawa berkas.
Menjelang pagi, aktivitas penyidik kembali terlihat saat koper dan dokumen dibawa menuju ruang pemeriksaan di lantai tiga.
Meski menjadi lokasi pemeriksaan kepala daerah yang terjaring OTT, situasi di Mapolresta Solo berlangsung kondusif dan tidak terlihat adanya pengamanan tambahan.
Hingga berita ini diterbitkan, KPK belum mengumumkan secara resmi dugaan perkara yang sedang diusut, pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka, maupun barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani belum memberikan keterangan terkait penggunaan Mapolresta Solo sebagai lokasi pemeriksaan. Konfirmasi yang diajukan kepada jajaran DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah juga belum mendapat tanggapan hingga berita ini dipublikasikan.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.