Kecelakaan di Jalur Wisata Segorogunung Gunung Lawu, 1 Penumpang Suzuki Katana Tewas

Satu penumpang tewas dan dua luka-luka setelah Suzuki Katana yang membawa rombongan warga Karanganyar terperosok di jalur wisata Segorogunung, Gunung Lawu.

chat_bubble_outline 0
Hilang Kendali di Jalur Menurun Segorogunung, Suzuki Katana Terperosok dan Tewaskan Penumpang (Foto: HARIANKOTA)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Sebuah mobil Suzuki Katana yang mengangkut rombongan warga Karanganyar terperosok ke halaman rumah warga di jalur wisata Segorogunung, lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Kamis (11/6/2026).

Kecelakaan tunggal tersebut mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Dukuh Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso. Jalur yang menjadi akses menuju sejumlah destinasi wisata di lereng Gunung Lawu itu dikenal memiliki kontur menurun dengan tikungan tajam yang mengharuskan pengendara ekstra waspada saat melintas.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Suzuki Katana bernomor polisi AD-7561-GA melaju dari arah selatan menuju barat. Saat memasuki tikungan kiri di ruas jalan menurun, pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan menabrak pagar pembatas jalan.

Benturan tersebut membuat kendaraan tidak lagi dapat dikendalikan. Mobil kemudian bergerak mundur sebelum akhirnya terperosok ke halaman rumah warga yang berada di bawah badan jalan. Kendaraan berhenti dalam posisi miring dengan bagian depan mengalami kerusakan akibat benturan keras.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Faham Rosyadi, membenarkan kecelakaan tersebut. Menurutnya, petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban, olah tempat kejadian perkara, serta mengamankan kendaraan yang terlibat.

“Benar, terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal kendaraan Suzuki Katana di wilayah Dukuh Segorogunung. Lokasi kejadian berada di jalur wisata dengan kondisi jalan menurun dan menikung,” kata Faham, Kamis (11/6/2026).

Akibat kecelakaan itu, penumpang berinisial KTL mengalami luka berat pada bagian kepala serta patah tulang rahang dan hidung. Korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong.

Selain korban meninggal, penumpang berinisial KAN mengalami luka robek pada telinga dan tangan kiri. Sementara penumpang berinisial H mengalami cedera pada bagian punggung dan tangan. Kedua korban menjalani perawatan medis akibat luka yang diderita.

Sementara itu, pengemudi berinisial DW dan seorang penumpang lainnya berinisial S dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Selain memeriksa kondisi kendaraan, petugas juga mendalami sejumlah faktor lain yang berpotensi memicu insiden tersebut, termasuk kondisi jalan dan kemampuan kendaraan saat melintasi jalur menurun.

“Pengemudi dan satu penumpang lainnya tidak mengalami luka serius. Kendaraan saat ini sudah diamankan dan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko berkendara di jalur wisata pegunungan, khususnya kawasan lereng Gunung Lawu yang memiliki karakteristik turunan panjang dan tikungan tajam.

Pengendara diimbau memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, terutama sistem pengereman, serta menjaga kecepatan agar tetap terkendali selama perjalanan.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya