KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial dinilai membawa tantangan baru bagi generasi muda Indonesia.
Selain membuka akses informasi tanpa batas, perkembangan tersebut juga berpotensi mengikis karakter dan nilai kebangsaan jika tidak diimbangi dengan penguatan jati diri.
Isu itu menjadi sorotan Bupati Karanganyar Rober Christanto saat memimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dan Hari Lahir Pancasila 2026 di Halaman Kantor Bupati Karanganyar, Senin (1/6/2026).
Menurut Rober, generasi muda saat ini tumbuh di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat. Mereka memiliki peluang besar untuk berkembang melalui teknologi, namun pada saat yang sama menghadapi tantangan berupa derasnya arus informasi, pengaruh budaya global, hingga menurunnya kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan.
“Generasi muda hari ini hidup di era yang penuh peluang sekaligus tantangan. Mereka harus mampu memanfaatkan teknologi secara positif, memiliki karakter yang kuat, serta tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan agar tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila yang setiap tahun menjadi momentum refleksi terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rober menilai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidak lagi berbentuk penjajahan fisik seperti masa lalu. Tantangan baru hadir melalui ruang digital, mulai dari penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, polarisasi sosial, hingga lunturnya budaya gotong royong akibat meningkatnya individualisme.
Karena itu, ia menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik dan keterampilan kerja, tetapi juga pembentukan karakter, moral, serta rasa cinta terhadap bangsa.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila masih relevan sebagai pedoman menghadapi berbagai perubahan sosial yang terjadi di era modern.
Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Rober mengajak masyarakat menjaga persatuan di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.
Ia menegaskan bahwa persatuan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Ketika kita saling menghormati, saling membantu, dan mengedepankan semangat gotong royong, maka kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera dapat terwujud,” katanya.
Selain itu, Rober juga mengingatkan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak. Menurut dia, ruang digital semestinya dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi positif, memperkuat persaudaraan, serta mendukung lahirnya kreativitas dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Upacara peringatan Harkitnas dan Hari Lahir Pancasila tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah, ASN, TNI, Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Pada rangkaian kegiatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyerahkan penghargaan kepada para pemenang News Anchor Competition Gempur Rokok Ilegal.
Kompetisi yang diikuti pelajar SMA dan sederajat itu digelar sebagai bagian dari upaya edukasi mengenai bahaya peredaran rokok ilegal sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
Juara I diraih Airima Saraswati dari SMA Negeri 1 Kerjo, disusul Herlin Vivianita dari MAN 1 Karanganyar sebagai Juara II dan Ariska Meylani dari SMK Negeri 1 Karanganyar sebagai Juara III. Sementara Juara Harapan I hingga III masing-masing diraih Aissyah Putri Rahmadhani, Geovani Ristya Ningrum, dan Nevalia Ezra Ayu Wibowo dari SMK Negeri 1 Karanganyar.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bahwa tantangan bangsa terus berubah mengikuti perkembangan zaman. Di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat, penguatan karakter, literasi digital, dan nilai kebangsaan dinilai tetap menjadi faktor penting dalam menjaga persatuan serta daya tahan masyarakat menghadapi berbagai perubahan.***

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.