Remaja Asal Solo Tewas Tenggelam di Kolam Wisata Grojogan Sewu

Seorang remaja asal Solo berusia 18 tahun meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang kawasan wisata Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (21/9/2025).

chat_bubble_outline 0
Air Terjun
Air Terjun

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM Peristiwa tragis terjadi di kawasan wisata Air Terjun Grojogan Sewu, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Minggu sore (21/9/2025). Seorang remaja asal Solo, Luthfian Nabil Putra Wardoyo (18), meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang area wisata tersebut.

Camat Tawangmangu, Eko Joko Widodo, membenarkan kabar duka tersebut. Menurutnya, korban sempat dievakuasi oleh petugas wisata dibantu pengunjung, namun nyawanya tidak tertolong.

“Korban sudah diberikan pertolongan pertama dan dibawa ke puskesmas. Sayangnya saat diperiksa, korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Eko.

Dari keterangan saksi, korban berangkat dari Solo bersama seorang temannya, Arjun Kaalades (16), sekitar pukul 14.45 WIB.

Setibanya di Grojogan Sewu sekitar pukul 15.30 WIB, keduanya menikmati suasana wisata dan sempat berfoto di dekat air terjun.

Saat hendak pulang, korban mengajak mampir ke kolam renang. Meski sempat dilarang temannya, korban tetap nekat berenang. Beberapa menit kemudian, ia terlihat panik dan akhirnya tenggelam.

Arjun yang tidak bisa berenang langsung berlari mencari bantuan. Dua petugas wisata, Sumardi (45) dan Agus Triyanto (33), segera terjun ke kolam untuk menolong korban. Meski sempat diberikan resusitasi jantung paru (RJP), kondisi korban tidak membaik.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Tawangmangu. Tim medis memastikan penyebab kematian murni akibat tenggelam, tanpa adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh.

Polsek Tawangmangu bersama tim Inafis Polres Karanganyar telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah sudah dipulangkan ke rumah duka di Solo untuk dimakamkan,” tambah Camat Tawangmangu.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

2 hari yang lalu