40 Pelatih Taekwondo Bersertifikat Siap Bina Atlet Muda Karanganyar

Karanganyar hadirkan 40 pelatih taekwondo bersertifikat di 23 dojang. Fokus pembinaan atlet muda dan target prestasi di ajang lokal hingga internasional

chat_bubble_outline 0
Kurniadi menerima pataka dari Brigjen TNI Zaenul Bahar setelah pelantikan (Foto: HARIANKOTA/Muhammad Bramantyo)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Dunia olahraga di Karanganyar kian bergairah dengan hadirnya 40 pelatih taekwondo bersertifikat yang siap membina atlet muda di 23 Dojang yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Peningkatan kapasitas ini menjadi langkah nyata dalam mendorong prestasi olahraga bela diri yang semakin diminati masyarakat, termasuk kalangan pelajar.

Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Karanganyar, Kurniadi Maulato, mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap taekwondo terus meningkat. Bahkan, sejumlah sekolah telah mulai membentuk pusat latihan (dojang) internal sebagai bagian dari kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, meskipun belum ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler resmi.

“Antusiasme dari kalangan pelajar dan masyarakat umum sangat besar. Kami berharap ke depan dojang di sekolah bisa menjadi bagian resmi dari kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya usai pelantikan pengurus TI Karanganyar periode 2025–2029 yang digelar di Gedung Kebudayaan Karanganyar, Minggu (18/5).

Pelantikan tersebut dipimpin oleh Sekretaris TI Jawa Tengah, Brigjen TNI Zaenul Bahar, dan bertepatan dengan kegiatan ujian kenaikan tingkat sabuk bagi lebih dari 600 atlet muda.

Kurniadi menambahkan bahwa program sertifikasi pelatih merupakan strategi jangka panjang untuk memperkuat kualitas pelatihan. “Dengan pelatih bersertifikat, metode dan sistem latihan bisa lebih terstandar dan efektif, sehingga perkembangan atlet lebih terarah,” katanya.

Dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah, taekwondo menjadi salah satu cabang yang diikuti oleh Karanganyar. Namun dari total 49 cabang olahraga, Karanganyar hanya menurunkan dua atlet untuk taekwondo, dengan target meraih satu medali emas dan satu perak.

“Kami berharap ke depan kuota atlet bisa ditambah. Prestasi atlet taekwondo Karanganyar terus menunjukkan tren positif,” ujar Tony Hatmoko, Wakil Ketua KONI Karanganyar bidang organisasi.

Di luar agenda resmi, sejumlah atlet taekwondo Karanganyar juga aktif mengikuti kejuaraan terbuka internasional di berbagai negara seperti Jepang, Taiwan, dan Hong Kong. Meski dengan biaya mandiri, mereka tetap berprestasi dan membawa pulang medali atas nama Karanganyar dan Indonesia.

Pengurus TI Karanganyar juga berkomitmen memperbanyak gelaran pertandingan tingkat regional dan lokal sebagai ajang uji tanding bagi para atlet muda. Dengan semakin banyak kompetisi, diharapkan kemampuan atlet akan terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. ***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya