615 Wali Murid Ikuti Sosialisasi Kurikulum Baru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta

chat_bubble_outline 0

 

SOLO, HARIANKOTA – Sebanyak 615 wali murid menghadiri sosialisasi kurikulum baru dan program unggulan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta.
Kegiatan yang digelar di halaman sekolah itu memperkenalkan penerapan Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah Tahun Ajaran 2025/2026.

Kurikulum ini mengintegrasikan pendidikan karakter, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, serta pelestarian budaya lokal dengan pendekatan bilingual.

“Terima kasih atas kepercayaan Bapak/Ibu telah memilih sekolah ini. Kami berkomitmen mencetak generasi religius, cerdas, sehat, dan kreatif,” kata Kepala Sekolah, Sri Sayekti, dalam sambutannya.

Menurutnya, tantangan zaman saat ini tidak bisa dianggap enteng. Fenomena hiperrealitas, derasnya arus informasi, serta era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) menuntut dunia pendidikan untuk adaptif dan visioner.

Ia juga menyinggung perubahan besar akibat revolusi teknologi digital yang telah memengaruhi peradaban dan sistem nilai masyarakat. Oleh karena itu, sekolah mulai tahun ini menerapkan pembelajaran bilingual untuk mata pelajaran Sains dan Matematika di semua jenjang, serta memperkenalkan mata pelajaran pilihan seperti coding dan kecerdasan buatan (AI) bagi siswa kelas 4 dan 5.

“SD Muhammadiyah 1 Ketelan juga merancang program yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler,” jelasnya.

Sosialisasi ini sekaligus menegaskan peran Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang mengusung dakwah amar makruf nahi munkar, serta menjawab tantangan zaman melalui jalur pendidikan.

Penerapan kurikulum tersebut mengacu pada SK Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal PP Muhammadiyah Nomor 521/KEP/I.4/F/2024.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

18 jam yang lalu