SOLO, HARIANKOTA.COM – Pemerintah Kota Surakarta memastikan keamanan pangan di berbagai Pasar Ramadan dan Pasar Takjil yang tersebar di wilayah kota selama bulan suci Ramadan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat yang berburu menu berbuka puasa mendapatkan makanan yang aman untuk dikonsumsi.
Wakil Wali Kota Astrid Widayani menyampaikan bahwa selama Ramadan banyak pedagang dan pelaku UMKM membuka lapak di Pasar Ramadan maupun Pasar Takjil.
Karena itu, pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kota Solo melakukan pengawasan terhadap bahan makanan yang digunakan para pedagang.
Pengawasan dilakukan bersama puskesmas di seluruh wilayah Solo dengan melakukan pemantauan di sejumlah titik Pasar Ramadan yang tersebar di kelurahan dan kecamatan.
“Selama Ramadan banyak pedagang dan UMKM berjualan di Pasar Ramadan dan Pasar Takjil. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan makanan berbuka yang aman, baik dari bahan baku, penggunaan pewarna, hingga bahan tambahan lainnya,” ujarnya.
Selain pengawasan pangan, Pemerintah Kota Surakarta juga menindaklanjuti arahan Respati Ardi selaku Wali Kota Solo dengan menempatkan Pedagang Kaki Lima (PKL) komunal di beberapa kelurahan dan kecamatan selama Ramadan.
Dari hasil pemantauan sementara, tidak ditemukan bahan berbahaya dalam makanan yang dijual di Pasar Ramadan sehingga dinyatakan aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Menurutnya, Pasar Ramadan di Solo setiap tahun selalu menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk mencari menu berbuka puasa. Karena itu pemerintah hadir memastikan seluruh makanan yang dijual tetap higienis dan aman.
Pemerintah juga mengimbau pedagang untuk memperhatikan kualitas bahan baku, cara penyimpanan, proses pengolahan hingga penyajian makanan agar tetap higienis.
“Kami juga memastikan makanan yang menarik perhatian anak-anak, seperti jajanan berwarna-warni, menggunakan bahan pewarna yang aman untuk dikonsumsi,” katanya.
Pemkot Solo berharap Pasar Ramadan dapat terus berkembang dan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM, namun aspek keamanan pangan tetap menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat menikmati makanan berbuka puasa dengan aman.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.