SOLO, HARIANKOTA.COM — Semangat membangun generasi muda yang kokoh dalam keimanan dan bijak menghadapi derasnya arus informasi menjadi pesan utama dalam Tabligh Akbar Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah Surakarta.
Kegiatan yang digelar di Masjid Al Wustho Mangkunegaran, Ahad (17/5/2026), diikuti sekitar 300 peserta dari kalangan pemuda dan tamu undangan.
Mengusung tema “Pemuda Berdaya di Era Post Truth”, acara ini menghadirkan Muslim Educator dan Leadership, Aziz Musthofa Muhammad, sebagai pembicara utama.
Dalam tausiyahnya, Aziz mengajak generasi muda untuk meluruskan niat dalam setiap aktivitas kehidupan agar seluruh langkah bernilai ibadah di hadapan Allah SWT.
“Setiap amal yang dilakukan karena Allah tidak akan sia-sia. Apa pun hasilnya, selama niatnya mencari ridha dan cinta-Nya, maka itu akan menjadi kebaikan,” ujarnya di hadapan peserta tabligh akbar.
Selain menekankan pentingnya keikhlasan, Aziz juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dalam organisasi maupun kehidupan sosial. Menurutnya, perbedaan pandangan dan latar belakang tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan.
“Dalam berorganisasi kita harus saling memahami, tepo seliro, dan berlapang dada. Perbedaan harus dirawat agar melahirkan kerukunan, bukan pertentangan,” katanya.
Ia juga mendoakan agar para pemuda, khususnya kader Pemuda Muhammadiyah di Surakarta, tetap istiqamah dalam beramal dan teguh menjalani perjuangan dakwah hingga akhir hayat.
Sementara itu, Ketua Panitia Arwan Towaf Al Fikri mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus penguatan spiritual bagi generasi muda di tengah maraknya informasi yang beredar di media sosial.
Menurutnya, banyak anak muda saat ini lebih mudah mencari jawaban melalui media sosial dibandingkan merujuk langsung pada Al-Qur’an dan Sunnah. Karena itu, Pemuda Muhammadiyah Surakarta ingin mengajak pemuda kembali menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman utama dalam kehidupan.
“Melalui tabligh akbar ini kami ingin membuka wawasan pemuda agar lebih kritis dan tetap menjadikan Al-Qur’an serta Sunnah sebagai sumber kebenaran,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusias tinggi dan menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah Surakarta. Sebelumnya, organisasi kepemudaan tersebut juga menggelar aksi penanaman 94 pohon di bantaran Sungai Bengawan Solo sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui momentum milad ini, Pemuda Muhammadiyah Surakarta berharap generasi muda semakin kuat dalam keimanan, konsisten dalam beramal, serta mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.