Wisata Karanganyar Tunjukkan Taring, The Lawu Group Borong 5 Penghargaan Nasional

The Lawu Group sukses menyabet 5 penghargaan di Wonderful Theme Park Impact Award 2025, bukti komitmen wisata Karanganyar dalam memberdayakan masyarakat dan menjaga budaya

chat_bubble_outline 0
jembatan kaca
Jembatan Kaca Sky Hill Kemuning (Foto: Alifian/Hariankota.com

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Wisata Karanganyar mampu membuktikan diri sebagai kekuatan baru dalam industri pariwisata nasional.

Melalui kiprah The Lawu Group, tiga destinasi unggulan sukses menyabet lima penghargaan prestisius di ajang Wonderful Theme Park Impact Award 2025. Penganugerahan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (11/10/2025) di Denpasar, Bali, dan akan dihadiri langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Gubernur Bali, Wali Kota Denpasar, hingga perwakilan pelaku wisata mancanegara.

Ajang bergengsi ini merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Tourism Marketing Week 2025, yang menjadi barometer sekaligus ajang pembuktian bagi para pengelola destinasi wisata di Indonesia.

* The Lawu Group membawa pulang lima penghargaan sekaligus berkat tiga destinasi andalannya, yaitu:

* The Lawu Park (Tawangmangu, Karanganyar): Indonesia People-Centric Theme Park Award & Indonesia Prosperity Theme Park Award

* Kemuning Sky Hills (Karanganyar): Indonesia Prosperity Theme Park Award

The Sinsu Park (Wonosobo): Indonesia Green Theme Park Award & Indonesia Cultural Peace Theme Park Award

Ketiga destinasi tersebut dinilai unggul dalam lima aspek utama yang menjadi tolok ukur penilaian, yakni People, Prosperity, Planet, Peace, dan Partnership.

Founder The Lawu Group, Parmin Sastro Wijono, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi cermin konsistensi pihaknya dalam menghadirkan wisata yang lebih dari sekadar tempat rekreasi.

“Sejak awal kami berkomitmen agar setiap destinasi membawa manfaat luas. The Lawu Park misalnya, fokus memberdayakan warga Tawangmangu lewat UMKM dan fasilitas publik. Kemuning Sky Hills dengan jembatan kacanya membuka banyak peluang ekonomi baru. Sedangkan The Sinsu Park konsisten pada konsep wisata ramah lingkungan sekaligus menjaga tradisi Wonosobo,” ujarnya.

Menurut Parmin, apresiasi yang diberikan di Wonderful Theme Park Impact Award 2025 membuktikan bahwa pariwisata bisa menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus pelindung budaya dan alam.

Manajer The Lawu Group, Ahmad Ridho, menambahkan bahwa pencapaian ini juga memperlihatkan dukungan besar masyarakat sekitar yang terlibat dalam pengelolaan destinasi.

“Bagi kami, penghargaan ini adalah pengingat agar tidak pernah lelah menjaga keseimbangan. Wisata harus memberi hiburan, tetapi juga mampu mendistribusikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya. Momentum ini akan kami jadikan pijakan untuk terus memperkuat pariwisata Karanganyar dan Indonesia,” jelasnya.

Awarding Night pada 11 Oktober 2025 mendatang diprediksi menjadi salah satu sorotan utama di dunia pariwisata nasional. Kehadiran pejabat negara, tokoh pariwisata, hingga investor wisata menunjukkan besarnya dukungan pemerintah terhadap pengembangan destinasi yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Dengan raihan lima penghargaan, The Lawu Group kian mempertegas posisinya sebagai salah satu pengelola wisata terdepan di Indonesia.

Tidak hanya menghadirkan hiburan keluarga, namun juga menawarkan nilai tambah berupa kesejahteraan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan pelestarian budaya lokal.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

24 jam yang lalu