Tangis Haru Karyawan PUDAM Tirta Lawu Karanganyar Saat Diberangkatkan Umroh Usai 2 Tahun Tertunda

Sebanyak 18 orang Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu Karanganyar, diberangkatkan ke Tanah Suci setelah dua tahun tertunda karena pandemi Covid-19.

14 Oktober 2022, 14:59 WIB

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Sebanyak 18 orang Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu Karanganyar, diberangkatkan ke Tanah Suci setelah dua tahun tertunda karena pandemi Covid-19.

Suasana haru menyelimuti saat Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu Prihanto memberangkatkan ke 18 karyawannya ke Tanah Suci.

Tangis haru mengiringi satu per satu jemaah yang mulai memasuki mobil menuju Bandara Adi Soemarmo, Boyolali.

Keluarga yang mengantarkan mereka terlihat mendokumentasikan proses keberangkatan mereka. Bahkan ada diantaranya melakukan selfie sebelum berangkat.

Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu Prihanto mengatakan setiap tahun, PUDAM Tirta Lawu memiliki tradisi rutin memberangkatkan karyawannya yang beragama muslim ke tanah suci.

Mereka yang diberangkatkan ini, seharusnya sudah berangkat pada dua tahun lalu. Namun karena pandemi serta adanya kebijakan dari Kerajaan Arab Saudi, maka keberangkatan ke Tanah Suci tertunda.

“Ini tradisi rutin setiap tahun memberangkatkan karyawan Umroh ke tanah suci. Setelah berhenti 2 tahun karena pandemi, rombongan karyawan kami yang berjumlah 18 orang kembali diberangkatkan,”papar Prihanto pada HARIANKOTA.COM, Jumat (14/10/2022).

Prihanto merasa terharu tradisi memberangkatkan karyawan untuk Umroh bisa dipertahankan.

Berita Terkait