Sebelum Dibuka untuk Umum, Wahana Go Market Karanganyar Jalani Uji Kelayakan

Polisi bersama Disnaker Provinsi Jawa Tengah menguji kelayakan wahana hiburan Go Market di Gedung Wanita Karanganyar. Hasilnya, hanya ditemukan temuan minor dan wahana dinyatakan aman digunakan.

chat_bubble_outline 0
tim Pengawas Ketenagakerjaan Spesialis Pesawat Angkat dan Angkut dari Disnaker Provinsi Jawa Tengah cek kelayakan wahana

KARANGANYAR,HARIANKOTA.COM  – Kepolisian bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jawa Tengah melakukan pemeriksaan kelayakan sejumlah wahana hiburan yang akan digunakan dalam kegiatan ‘Ramadhan Sale Karanganyar Go Market 2026’ di Gedung Wanita Karanganyar, Sabtu (7/3/2026).

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh wahana yang akan digunakan masyarakat memenuhi standar keselamatan sebelum dioperasikan.

Kapolsek Karanganyar, AKP Nawang, menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar operasional (SOP) sebelum kegiatan hiburan digelar.

“Sesuaidengan izin kegiatan Go Market yang masuk kepada kami dan adanya wahana permainan, maka sesuai SOP harus dilakukan uji kelayakan terhadap wahana tersebut,” ujar AKP Nawang.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan bersama tim dari Disnaker Provinsi Jawa Tengah. Hasil sementara menunjukkan hanya terdapat beberapa temuan kecil yang harus segera diperbaiki oleh pengelola wahana.

“Dari hasil pengecekan ada beberapa yang harus dibenahi, namun tidak terlalu fatal dan bisa langsung diperbaiki di lokasi,” jelasnya.

Beberapa perbaikan yang diminta di antaranya pengamanan instalasi listrik agar dilapisi plastik serta penggantian bagian penopang yang dinilai kurang panjang agar lebih aman.

AKP Nawang menegaskan, kepolisian tetap mengutamakan keselamatan pengunjung meskipun kegiatan tersebut bersifat hiburan bagi masyarakat.

“Wahana ini memang untuk hiburan masyarakat Karanganyar, tetapi keselamatan pengunjung tetap menjadi prioritas,” katanya.

Selain pemeriksaan teknis, pihak kepolisian juga menyiapkan pengamanan selama kegiatan berlangsung.

“Polsek Karanganyar akan melakukan plotting personel setiap hari untuk standby di Gedung Wanita selama 23 hari ke depan hingga 29 Maret selama kegiatan Go Market berlangsung,” tambahnya.

Sementara itu, Pengawas Ketenagakerjaan Spesialis Pesawat Angkat dan Angkut dari Disnaker Provinsi Jawa Tengah, Hermawan Prabowo, mengatakan pemeriksaan dilakukan sesuai regulasi keselamatan kerja.

Menurutnya, pemeriksaan merujuk pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2020 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pesawat Angkat dan Angkut.

“Setiap alat yang termasuk pesawat angkat dan angkut wajib memiliki legalitas berupa surat keterangan memenuhi syarat K3 dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Tengah,” jelas Hermawan.

Ia menyebut proses penerbitan surat kelayakan diawali dengan pengajuan dari perusahaan pemilik wahana, kemudian dilanjutkan pemeriksaan dokumen hingga pengujian langsung di lapangan.

Dalam pemeriksaan kali ini, tim mengecek sejumlah wahana seperti kora-kora, bianglala, hingga jet coaster yang akan digunakan dalam pasar malam tersebut.

Dari hasil pengujian sementara, Hermawan menyatakan hanya ditemukan temuan minor yang dapat langsung diperbaiki oleh operator wahana.

“Temuan yang ada bersifat minor, bukan mayor. Artinya perbaikan bisa langsung dilakukan sebelum wahana dioperasikan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa bunyi gesekan yang sempat terdengar pada salah satu wahana berasal dari sistem rem yang masih baru dan belum dilumasi secara optimal.

“Bunyi itu berasal dari gesekan rem dengan bantalan yang masih baru atau kering. Itu hal yang wajar dan bisa diperbaiki dengan pelumasan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, tim pengawas memastikan tidak ditemukan indikasi kerusakan yang membahayakan pengunjung.

“Dari pemeriksaan visual, fungsi, hingga pengujian sambungan pengelasan tidak ditemukan hal yang mencurigakan. Jadi secara umum wahana ini memenuhi syarat keselamatan,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya