Prihanto Segera Pensiun, Siapa Pimpin PUDAM Tirta Lawu Selanjutnya?

Jelang akhir masa jabatan Direktur Utama Perumda Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu Karanganyar, suhu politik internal perusahaan makin hangat

chat_bubble_outline 0
Es Kristal
Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu Prihanto menunjukan es kristal produksinya. Cuaca Ekstrem Permintaan Es Kristal di Karanganyar Melonjak, 1 Mesin Milik PUDAM Tirta Lawu Sampai Rusak

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Jelang akhir masa jabatan Direktur Utama Perumda Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu Karanganyar, suhu politik internal perusahaan makin hangat.

Prihanto, yang telah dua periode menjabat, akan mengakhiri masa tugasnya pada akhir Juni 2025. Namun hingga kini, Bupati Karanganyar Rober Christanto belum memberikan kepastian soal siapa yang akan menduduki kursi orang nomer satu di perusahaan pengelola air bersih itu.

Ketika dikonfirmasi wartawan pada Jumat (13/6/2025), Bupati hanya menanggapi singkat, “Urung ngerti, urung habis kok?” Pernyataan tersebut menambah spekulasi publik mengenai arah keputusan yang akan diambil pemerintah daerah.

Terpisah, Titis Sri Jawoto, Asisten II Sekda sekaligus anggota Dewan Pengawas PUDAM Tirta Lawu, menyatakan bahwa seluruh tahapan administratif terkait akhir masa jabatan sudah selesai. Saat ini, mereka hanya menunggu keputusan akhir dari kepala daerah.

“Administrasi sudah kami siapkan. Sekarang kami tunggu arahan dari Pak Bupati,” kata Titis.

Menurut Titis, apabila tidak diperpanjang, seharusnya seleksi terbuka sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu. Namun karena waktu sudah mepet, opsi penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) terbuka untuk sementara waktu.

“Plt itu hanya solusi sementara, untuk menghindari kekosongan jabatan,” jelasnya.

Di bawah kepemimpinan Prihanto, PUDAM Tirta Lawu dinilai cukup solid. Program kesejahteraan pegawai berjalan baik, termasuk rutin memberangkatkan umrah karyawan tiap tahun. Regulasi sendiri membolehkan perpanjangan masa jabatan tanpa batas periode, asal kinerjanya dinilai memuaskan.

Namun begitu, keputusan final tetap berada di tangan Bupati Karanganyar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari pihak Pemkab Karanganyar. Publik kini menanti: apakah Bupati Rober akan melanjutkan kepemimpinan lama atau membuka lembaran baru dengan wajah segar?

Keputusan ini bukan sekadar soal jabatan, tapi menyangkut arah pelayanan air bersih bagi ribuan pelanggan di Karanganyar.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya