Pengamanan Berlapis, Personel Bersenjata Siaga Kawal Lebaran Karanganyar

Kapolres Karanganyar menyatakan bahwa sekitar 400 personel gabungan siap diterjunkan, dengan penekanan khusus pada kesiapsiagaan personel bersenjata.

chat_bubble_outline 0
Kapolres Karanganyar AKBP Jadi Kristianto (Foto: Hariankota)

HARANGANYAR,HARIANKOTA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Karanganyar, bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), menegaskan komitmen mereka untuk mengamankan arus mudik dan wisata Lebaran tahun ini dengan mengerahkan kekuatan penuh, termasuk personel bersenjata.

Dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2025 yang dilaksanakan pada Jumat (21/3), Kapolres Karanganyar menyatakan bahwa sekitar 400 personel gabungan siap diterjunkan, dengan penekanan khusus pada kesiapsiagaan personel bersenjata.

“Kami menyadari potensi kerawanan selama musim mudik dan libur Lebaran. Oleh karena itu, kami tidak hanya mendirikan pos pengamanan, tetapi juga menempatkan personel bersenjata di titik-titik strategis,” tegas Kapolres.

Berikut adalah poin-poin utama dari strategi pengamanan Polres Karanganyar:

* Pos Pengamanan dengan Personel Bersenjata: Lima pos pengamanan yang tersebar di Klodran, Kebakkramat, Alun-alun Karanganyar, Karangpandan, dan Tawangmangu akan dijaga oleh personel bersenjata untuk memberikan rasa aman kepada pemudik dan wisatawan.

* Patroli Bersenjata: Patroli rutin akan dilakukan oleh pasukan bersenjata di sepanjang jalur mudik dan area wisata untuk mencegah tindak kriminal.

* Tim Reaksi Cepat (TRC): TRC yang dilengkapi dengan kendaraan derek dan personel bersenjata siap merespons cepat jika terjadi gangguan keamanan atau kendala di jalan.

* Fokus Pengamanan di Kawasan Wisata: Setelah Lebaran, personel bersenjata akan difokuskan di kawasan wisata seperti Tawangmangu dan Ngargoyoso untuk memastikan keamanan wisatawan.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

1 hari yang lalu