Pencarian Korban di Mongkrang Masih Nihil, Cuaca Hujan Hambat Operasi SAR

kondisi cuaca tidak bersahabat, tim pencarian masih belum temukan korban

chat_bubble_outline 0
Kondisi hujan pencarian pendaki hilang di Mongkrang masih nihil

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban yang dilaporkan hilang di kawasan Mongkrang, Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, hingga Sabtu siang masih belum membuahkan hasil.

Koordinator Pengendali Operasi SAR Mongkrang Tri Puji menyampaikan, hingga laporan terakhir pada hari Senin (26/1/2026) pukul 14.15 WIB, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Pada saat ini pukul 14 lebih 15 menit, hasil sementara pencarian masih nihil. Kondisi cuaca di lokasi sedang terjadi hujan,” ujar Tri di posko pencarian yang ada di bukit Mongkrang.

Dalam keterangannya Tri menambahkan hujan yang mengguyur kawasan Gunung Lawu turut menjadi perhatian karena berpotensi menghambat proses pencarian di lapangan.

Meski demikian, tim SAR gabungan tetap bersiaga dan melanjutkan upaya pencarian sesuai prosedur keselamatan.

Pihaknya juga mengimbau seluruh pihak untuk menjadikan kondisi cuaca dan situasi di lapangan sebagai perhatian bersama selama proses operasi SAR berlangsung.

“Tetap berhati-hati dalam proses pencarian karena kondisi cuaca dan situasi di lapangan jadi perhatian utama,” pesannya.

Untuk pencarian pagi ini dilaksanakan juga Shalat Isti’anah berjamaah sebelum memulai aktifitas. Selain untuk meminta perlindungan agar diberikan keselamatan, kelancaran selama proses pencarian, harapannya juga korban segera ditemukan.

Shalat Isti’anah berjamaah ini diikuti sebagian besar relawan yang akan terjun dalam pencarian pendaki yang hilang di bukit Mongkrang.

Selain itu dorongan logistik untuk tim gabungan juga terus berdatangan di basecamp Mongkrang dari para relawan.

Sebelumnya Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Hendro Prayitno sampaikan berdasarkan kesepakatan bersama, operasi pencarian akan diperpanjang selama tiga hari ke depan.

“Pencarian kita perpanjang lagi mulai Senin, Selasa, dan Rabu besuk,” ujar Hendro.

Ditambahkan Hendro dalam operasi pencarian di hari ketujuh kemarin mengerahkan kekuatan maksimal dengan melibatkan hampir 300 personel dari berbagai unsur.

“Sebanyak 10 Search and Rescue Unit (SRU) diterjunkan ke sejumlah titik pencarian, termasuk dukungan anjing pelacak (K9) dari Polres,” papar Hedro.

Perpanjangan masa pencarian ini baik tim maupun pihak keluarga korban, berharap harapan korban dapat segera ditemukan.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar korban segera ditemukan, dalam kondisi apa pun,” pungkasnya.

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya