SOLO,HARIANKOTA.COM – Upaya penghematan energi mulai digencarkan Pemerintah Kota Surakarta dengan mendorong aparatur sipil negara (ASN) mengurangi penggunaan kendaraan dinas, salah satunya melalui gerakan menggunakan transportasi publik setiap Jumat.
Di sisi lain, wacana penerapan work from home (WFH) di lingkungan Pemkot Solo dipastikan belum akan diberlakukan dalam waktu dekat. Kebijakan tersebut masih dikaji agar tidak mengganggu optimalisasi layanan publik.
Wali Kota Surakarta menegaskan, langkah yang diambil saat ini lebih difokuskan pada efisiensi energi melalui perubahan kebiasaan mobilitas ASN.
“Kami mendorong seluruh ASN untuk lebih bijak dalam penggunaan kendaraan dinas. Setiap Jumat, kami ajak menggunakan transportasi publik, bersepeda, atau alternatif lain,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya menekan konsumsi energi, tetapi juga tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Fokusnya penghematan energi, tapi pelayanan publik harus tetap berjalan maksimal,” tegasnya.
Program ini dijadwalkan mulai diterapkan pada Jumat pekan ini dengan pendekatan imbauan, bukan kewajiban. Pemerintah kota berharap partisipasi ASN tumbuh secara sadar tanpa paksaan.
“Mulai Jumat besok kami imbau. Sifatnya ajakan, bukan perintah,” katanya.
Terkait target efisiensi, Pemkot Surakarta mengklaim selama ini telah konsisten menjalankan pengelolaan anggaran secara hemat.
“Selama ini kami sudah menerapkan efisiensi. ASN juga terbiasa hidup sederhana. Bisa dilihat dari anggaran kami yang cukup ketat,” ungkapnya.
Kebijakan tersebut nantinya akan dituangkan dalam surat edaran resmi. Selain ASN, pihak swasta juga diajak berpartisipasi jika memungkinkan.
“Kami hanya mengimbau, termasuk ke sektor swasta. Tidak ada unsur paksaan,” pungkasnya.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.