Mayoritas DPR Setuju Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Titiek Soeharto: Satu Fraksi Masih Belum Sepakat

Titiek Soeharto bersyukur mayoritas fraksi DPR mendukung gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto, meski satu fraksi masih belum menyatakan kesepakatan

chat_bubble_outline 0
Mayoritas DPR Setuju Soeharto Jadi Pahlawan Nasional (Foto: HARIANKOTA)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Putri keempat Presiden Kedua Republik Indonesia Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan luas yang mengalir dari berbagai pihak terhadap usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk ayahandanya.

Menurut Titiek, sebagian besar fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyatakan persetujuan, sementara hanya satu partai politik yang belum menyampaikan sikap resmi terkait usulan tersebut.

“Kami sekeluarga bersyukur dan berterima kasih jika pemerintah berkenan memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada almarhum Pak Harto. Hampir semua fraksi di DPR telah mendukung, tinggal satu partai yang masih menunggu keputusan,” ujar Titiek usai meninjau fasilitas Satuan Pelayanan Perempuan dan Anak (SPPG) Polres Karanganyar, Jumat (7/11/2025).

Titiek menilai dukungan besar dari parlemen dan masyarakat mencerminkan penghargaan publik terhadap peran dan jasa Soeharto dalam sejarah pembangunan bangsa.

Ia menyebut, penghargaan itu akan menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi panjang ayahandanya dalam menjaga stabilitas nasional dan memajukan ekonomi Indonesia selama masa kepemimpinan.

“Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga era pembangunan, Pak Harto mendedikasikan hidupnya untuk bangsa ini. Kami berharap pemerintah dapat memberikan keputusan terbaik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Titiek menegaskan bahwa pemberian gelar tersebut tidak semata bentuk penghormatan pribadi bagi keluarga Cendana, melainkan juga wujud penghargaan negara terhadap tokoh yang turut mewarnai perjalanan sejarah Indonesia.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pendirinya. Setiap pemimpin memiliki catatan sejarahnya sendiri, namun yang terpenting adalah bagaimana kita menghargai pengabdian mereka bagi kemajuan negeri,” tutur Titiek.

Ia juga menepis anggapan bahwa keluarga Cendana memiliki kepentingan politik di balik pengusulan tersebut. Menurutnya, keluarga hanya ingin memastikan jasa Soeharto tercatat secara layak dalam sejarah nasional.

Saat ini, masyarakat menantikan langkah pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) yang akan menilai kelayakan pemberian gelar tersebut.

“Kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Apa pun hasilnya, bagi kami dan masyarakat, Pak Harto akan selalu dikenang sebagai tokoh besar yang berperan penting dalam perjalanan bangsa,” pungkas Titiek Soeharto.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya