Kecelakaan Karanganyar Minggu Pagi: Kereta Kelinci Tabrak Motor di Bejen, Seorang Ibu Meninggal

Kecelakaan Karanganyar Minggu pagi di Bejen libatkan kereta kelinci dan motor. Seorang ibu meninggal, anak luka serius. Polisi selidiki penyebab kejadian

chat_bubble_outline 0
Polisi tengah melakukan olah TKP kejadian kereta kelinci tabrak pengendara sepeda motor (Foto: Ist/HARIANKOTA)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Kecelakaan Karanganyar hari ini terjadi di Desa Bejen, Minggu pagi (29/3/2026), melibatkan kendaraan wisata kereta kelinci dan sepeda motor.

Insiden kecelakaan lalu lintas ini mengakibatkan seorang ibu meninggal dunia, sementara anak yang dibonceng mengalami luka serius dan masih dirawat intensif.

Peristiwa kecelakaan di Karanganyar tersebut terjadi sekitar pukul 07.45 WIB di jalur Tasikmadu–Bejen. Saat itu, kondisi lalu lintas mulai ramai oleh aktivitas warga di pagi hari.

Berdasarkan informasi awal, kereta kelinci diduga tidak berada pada jalur semestinya dan melebar hingga masuk ke lajur berlawanan. Dari arah depan, sepeda motor melaju dan tabrakan tidak terhindarkan karena jarak yang sudah terlalu dekat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Faham Rosyadi, mengatakan dugaan awal penyebab kecelakaan lalu lintas Karanganyar ini adalah pelanggaran jalur oleh salah satu kendaraan.

“Kereta kelinci diduga masuk ke jalur lawan, sementara sepeda motor datang dari arah berlawanan sehingga terjadi tabrakan,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Akibat kecelakaan maut di Karanganyar ini, pengendara sepeda motor mengalami luka berat di bagian kepala. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Karanganyar, namun dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Sementara itu, anak korban kecelakaan mengalami luka pada bagian kaki dan hingga kini masih dirawat secara intensif oleh tim medis.

Pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP kecelakaan Karanganyar serta mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan kronologi kecelakaan secara lengkap.

“Kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan ini, termasuk memeriksa saksi-saksi di lokasi,” tambah Faham.

Hingga saat ini, kasus kecelakaan kereta kelinci di Karanganyar masih dalam proses penyelidikan.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

20 jam yang lalu