KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar punya cara unik untuk menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.
Tidak hanya menyalurkan hibah buku ke desa-desa, Pemkab juga mendorong lahirnya taman baca kekinian yang bisa jadi tempat nongkrong sekaligus belajar.
Wakil Bupati Karanganyar menegaskan, literasi tidak boleh hanya jadi acara seremonial tahunan. Butuh terobosan agar masyarakat, terutama generasi muda, benar-benar terbiasa membaca.
“Anak-anak sekarang suka nongkrong. Kalau tempatnya dibuat menarik, kenapa tidak sekalian diarahkan untuk membaca dan berdiskusi?” ujarnya, Senin (22/9/2025).
Desa-desa di Karanganyar pun didorong menciptakan spot baca outdoor dengan suasana santai. Konsep ini bukan hanya menghadirkan ruang belajar baru, tapi juga bisa jadi magnet masyarakat untuk berkumpul dan berkreasi.
Lebih dari itu, keberadaan taman baca dipercaya mampu mendongkrak ekonomi lokal. UMKM di sekitar lokasi ikut kecipratan rezeki karena warga yang datang tak sekadar membaca, tapi juga jajan.
Dengan langkah ini, Pemkab Karanganyar ingin membuktikan bahwa membaca bisa jadi aktivitas yang seru, bukan membosankan. Literasi pun diharapkan tumbuh menjadi bagian dari gaya hidup generasi sekarang.***

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.