Kapolri Ziarah ke Makam Soeharto di Astana Giribangun, Kenang Jasa Presiden Kedua RI

Menjelang Hari Bhayangkara ke-79, Kapolri Jenderal Listyo Sigit berziarah ke makam Soeharto, Soekarno, Gus Dur, Habibie, dan Jenderal Hoegeng

chat_bubble_outline 0
Kapolri Jendral Listyo Sigit kunjungi makam Presiden Soeharto di Karanganyar (Foto: Ist)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjalankan rangkaian ziarah nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap para pemimpin dan pahlawan bangsa.

Ziarah ini menjadi simbol dedikasi Polri dalam menghormati sejarah dan tokoh-tokoh yang berjasa membangun negeri.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Astana Giribangun di Matesih, Karanganyar—tempat peristirahatan Presiden kedua RI, Soeharto. Di lokasi tersebut, Kapolri hadir bersama para pejabat tinggi Mabes Polri.

Tak hanya di Karanganyar, Kapolri juga melakukan ziarah ke makam Presiden pertama Ir. Soekarno dan Presiden keempat KH Abdurrahman Wahid. Kehadiran Kapolri di makam para tokoh bangsa ini menjadi penanda kuat akan semangat kontinuitas nilai-nilai kepahlawanan dalam tubuh Polri.

Puncak kegiatan ziarah dilangsungkan secara resmi di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Senin, 23 Juni 2025.

Acara berlangsung khidmat dengan prosesi upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolri. Dalam suasana penuh penghormatan, upacara diisi dengan mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, hingga penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan.

Usai upacara, Kapolri bersama jajaran perwira tinggi Mabes Polri melakukan prosesi tabur bunga ke sejumlah makam tokoh penting, termasuk Presiden ketiga RI, BJ Habibie.

Ziarah berlanjut ke Bogor, Jawa Barat, tepatnya di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama. Di sana, Kapolri mengunjungi makam Kapolri kelima, Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso—sosok yang dikenal sebagai simbol integritas dan keteladanan. Dalam kunjungan ini, Kapolri juga menyempatkan diri bersilaturahmi dengan istri almarhum, Ibu Meriyati Roeslani atau yang akrab disapa Ibu Mery Hoegeng.

Rangkaian ziarah ini bukan sekadar ritual, namun juga momentum refleksi dan penghormatan atas perjuangan para tokoh bangsa. Dengan semangat Bhayangkara, Kapolri menunjukkan bahwa kepolisian tak hanya hadir dalam penegakan hukum, namun juga menjaga nilai sejarah dan nasionalisme bangsa.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya