JAKARTA, HARIANKOTA.COM – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan pentingnya perubahan menyeluruh dalam sistem pelayanan publik di lingkungan polisi lalu lintas.
Melalui inisiatif “Polantas Menyapa”, ia mengajak seluruh personel untuk menghadirkan sosok polisi lalu lintas yang modern, ramah, serta dekat dengan masyarakat.
Dalam apel pagi yang digelar di NTMC Korlantas Polri, Jakarta, Irjen Agus menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi mereka menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas di berbagai wilayah Indonesia. Ia menilai, transformasi pelayanan publik harus terus dipercepat agar Polantas semakin dipercaya masyarakat.
“Kita ingin membangun wajah baru Polantas yang profesional, adaptif terhadap teknologi, dan selalu hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” ujar Irjen Agus dalam arahannya.
Kakorlantas juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi sejumlah agenda besar, seperti Operasi Ketupat, Operasi Patuh, dan Operasi Natal-Tahun Baru (Nataru). Menurutnya, seluruh kegiatan tersebut memerlukan sinergi antarsektor serta dukungan maksimal dari personel, infrastruktur, hingga sistem digital.
Ia menyoroti kemajuan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik yang dinilai membawa perubahan signifikan dalam penegakan hukum berbasis teknologi.
“ETLE merupakan bukti nyata bagaimana teknologi membantu meningkatkan transparansi dan efektivitas dalam pengawasan lalu lintas. Inovasi ini perlu terus dikembangkan agar pelayanan publik semakin optimal,” tegasnya.
Sebagai bagian dari program digitalisasi Polri, Irjen Agus juga mengapresiasi peluncuran platform digital Korlantas yang baru diperkenalkan bertepatan dengan Hari Lalu Lintas Bhayangkara.
Platform tersebut diharapkan menjadi wadah layanan terpadu yang lebih cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk menerapkan nilai-nilai dari program Polantas Menyapa dalam setiap kegiatan, baik di kantor maupun saat bertugas di lapangan.
“Mari kita jadikan Polantas Menyapa bukan sekadar slogan, tetapi budaya kerja yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.
Di akhir arahannya, Irjen Agus menegaskan bahwa perubahan harus dimulai dari setiap individu di tubuh Korlantas. Semangat berbenah dan berinovasi menjadi kunci untuk membentuk citra polisi lalu lintas yang profesional dan dicintai masyarakat.
“Kita semua harus menjadi bagian dari perubahan itu. Polantas yang modern dan humanis lahir dari kesadaran setiap personel untuk melayani dengan hati,” tutupnya.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.