Jokowi Terima Penghargaan Perdamaian Internasional Imam Hasan bin Ali

7 November 2022, 20:13 WIB

JAKARTA, HARIANKOTA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Penghargaan Perdamaian Internasional Imam Hasan bin Ali 2022 yang diserahkan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (7/11/2022). 

Penghargaan dari Abu Dhabi Forum Peace Award tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Forum Perdamaian Abu Dhabi Cheikhna Abdallah AlSheikh AlMahfodh Bin Bayah.

“Kami di sini hari ini untuk memberikan Penghargaan Perdamaian Internasional Imam Hasan bin Ali 2022 yang dianugerahkan kepada Presiden Indonesia, Yang Mulia Joko Widodo. Penghargaan itu adalah pengakuan atas dedikasinya dalam mewujudkan perdamaian, termasuk kontribusi Indonesia dalam perdamaian internasional,” ucap Cheikhna Abdallah AlSheikh AlMahfodh Bin Bayah dalam keterangannya usai pertemuan yang dikutip dari laman presidenri.go.id.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang mendampingi Presiden, dalam keterangannya menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi suatu kehormatan bagi Indonesia karena Presiden Jokowi dipercaya oleh dunia sebagai pemimpin yang menyebarkan pesan dan budaya. Apalagi penghargaan itu menjunjung nama Imam Hasan bin Ali yang merupakan cucu dari Nabi Muhammad saw.

“Itu adalah penghargaan yang sangat bergengsi menggunakan menjunjung tinggi nama Imam Hasan Bin Ali, itu adalah tadi ditegaskan cucu dari Nabi Muhammad saw. Ini tentu saja bagi kami, bagi pemerintah, bagi Presiden Jokowi, dan juga sekaligus sebagai masyarakat Indonesia merupakan penghargaan yang luar biasa, kehormatan yang luar biasa Presiden Joko Widodo telah dipercaya sebagai pemimpin yang menyebarkan pesan dan budaya damai untuk dunia,” ucap Pratikno.

Pratikno juga menjelaskan bahwa sebelumnya Penghargaan Perdamaian Internasional Imam Hasan bin Ali 2022 telah diserahkan kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang mewakili Presiden Jokowi di Ruang Majlis Lt. 5, Hotel Emirates Palace Abu Dhabi, pada Rabu (2/11/2022) yang lalu .

 “Yang menyerahkan itu iya plakat. Jadi kan ada plakatnya, kemarin secara seremoninya kan sudah disampaikan oleh Bapak Wapres di Abu Dhabi,” tutur Pratikno.

Pratikno pun menyatakan bahwa Presiden Jokowi merasa sangat berterima kasih atas penghargaan tersebut dan berharap dapat terus membantu menyelesaikan krisis pangan dan krisis energi yang sedang dihadapi dunia. 

“Kalau kita bisa menyelesaikan ini berarti kita bisa berkontribusi untuk dunia. Itu tadi yang disampaikan oleh Bapak Dr. Mahfodh mengenai penghargaan ini. Sekali lagi Bapak Presiden menyampaikan terima kasih atas penghargaan ini,” ujar Pratikno.

“Sekaligus juga mempererat hubungan antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab dan sekaligus memberikan semangat bagi kita semuanya untuk mensukseskan pelaksanaan G20 bagi perdamaian dan kemakmuran dunia,” katanya.

Untuk diketahui, penghargaan ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemimpin, cendekawan, maupun pemikir muslim atas inisiatif dan karya ilmiah mereka dalam menciptakan budaya damai dan mengakar nilai di masyarakat dengan penuh damai. Penghargaan pertama pada 2015 diterima oleh Wahiduddin Khan, seorang intelektual India, atas kontribusinya dalam memerangi mentalitas kekerasan dan perang atas nama agama.

Penghargaan kedua diberikan pada 2016 untuk National Interfai Platform di Afrika Tengah atas bantuan dari masyarakat dan memperkuat nilai-nilai perdamaian melalui caranya sendiri dan komunikasi langsung dengan warga setelah saudara di Republik Afrika Tengah sejak 2012.

Penghargaan 2017 diterima oleh inisiatif “ Egyptian Family House”, sebagai pengakuan atas didorong oleh koeksistensi antarumat beragama. Penghargaan 2018 diterima oleh Presiden Eritrea Isaias Afwerki dan Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, sebagai pengakuan atas peran sentral mereka dalam konflik yang telah berlangsung antara negara mereka dan menghargai nilai toleransi dan koeksistensi.

Pada 2019, Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia, Sheikh Dr. Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa, menerima penghargaan Internasional Imam Hassan bin Ali sebagai pengakuan atas upaya globalnya yang luar biasa dalam mempromosikan perdamaian dan toleransi di seluruh dunia. Pada tahun 2020 penghargaan ini diberikan kepada The Frontline Heroes Office dari PEA atas perhatian mereka terhadap individu-individu yang bekerja di garis terdepan.

Berita Terkait