Jembatan Gantung Garuda di Sukoharjo Ditarget Rampung 1 Bulan, Hubungkan Dua Desa

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Sukoharjo bantuan Presiden Prabowo Subianto ditargetkan selesai 1 bulan, mempercepat akses warga dua desa.

chat_bubble_outline 0
peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung Garuda di Sukoharjo

SUKOHARJO, HARIANKOTA.COM – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan.

Proyek ini merupakan bantuan dari Prabowo Subianto sebagai bagian percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan.

Groundbreaking dilakukan serentak secara virtual yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin dari Kabupaten Boyolali, Selasa (31/3/2026), bersama jajaran TNI dan pemerintah daerah di wilayah Kodam IV.

Di Sukoharjo, jembatan sepanjang 21 meter dengan lebar 1,5 meter ini dibangun melalui kolaborasi TNI, tenaga ahli konstruksi, dan masyarakat setempat.

Komandan Kodim 0726/Sukoharjo, Reza Sahputra, menegaskan percepatan pembangunan menjadi prioritas.

“Kami kerahkan personel untuk gotong royong bersama masyarakat dan dukungan teknis agar pembangunan berjalan cepat tanpa mengabaikan kualitas,” ujarnya.

Jembatan dengan kapasitas sekitar 600 kilogram ini diperuntukkan bagi pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor. Infrastruktur tersebut akan menjadi akses vital penghubung Desa Tambakboyo dan Desa Tangkisan yang selama ini terpisah aliran anak Sungai Bengawan Solo.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyebut kehadiran jembatan akan memangkas jarak tempuh warga hingga 6–7 kilometer.

“Semakin cepat selesai, semakin cepat pula masyarakat merasakan manfaatnya, baik dari sisi efisiensi waktu maupun peningkatan ekonomi,” katanya.

Dengan estimasi anggaran sekitar Rp600 juta, proyek ini diharapkan segera berfungsi untuk meningkatkan konektivitas serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya

Upacara Jumenengan PB XIV Lengkapi Tahapan Tradisi Keraton Surakarta

SOLO, HARIANKOTA.COM – Rangkaian adat jumenengan di Keraton Surakarta Hadiningrat bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Prosesi yang dijalani selama dua hari menjadi bagian penting dalam melengkapi tahapan tradisi bertahtanya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Hangabehi. Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah […]

14 jam yang lalu