KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Seorang pria lanjut usia asal Dukuh Sawahan, Desa dan Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, ditemukan meninggal dunia di area perbukitan dekat rumahnya, Selasa (1/7/2025) malam.
Korban diketahui bernama Mulyono (69), yang sebelumnya sempat dilaporkan menghilang sejak akhir pekan lalu.
Kabar penemuan jasad Mulyono mengejutkan warga sekitar, terlebih lokasi penemuan hanya berjarak sekitar 30 meter dari rumahnya.
Tubuh korban ditemukan dalam posisi telentang dan dalam kondisi membengkak, disertai aroma tak sedap, menandakan ia telah meninggal beberapa hari sebelumnya.
Kapolsek Karangpandan AKP Gatot Gondo Hartoyo memastikan bahwa tidak ada indikasi kekerasan atau tindak kriminal pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan medis dari RSUD Karanganyar juga menunjukkan tidak ditemukan bekas penganiayaan.
“Besar kemungkinan korban kelelahan saat mencari rumput di kawasan perbukitan yang cukup curam. Usianya juga sudah lanjut, ini menjadi faktor risiko,” ujar Kapolsek, Rabu (2/7/2025).
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan medis selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Menurut keterangan warga, Mulyono terakhir terlihat di rumah pada Jumat (27/6/2025) pagi. Namun, keesokan harinya, warga yang hendak berkunjung tidak menemukan Mulyono di rumah. Pencarian pun dilakukan oleh warga setempat sejak Sabtu, namun hasilnya nihil hingga Selasa sore.
Akhirnya, pencarian diperluas ke area perbukitan di belakang rumah. Sekitar pukul 18.45 WIB, jasad Mulyono ditemukan di kebun milik seorang warga bernama Sunarno. Penemuan ini segera dilaporkan ke Polsek Karangpandan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyatakan timnya turut serta dalam proses evakuasi pada malam itu. “Kami bergerak cepat begitu menerima laporan. Medan cukup sulit karena berada di perbukitan,” jelas Hendro.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Karanganyar untuk proses visum sebagai prosedur standar.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.