SEMARANG, HARIANKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah dengan menargetkan posisi tiga besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.
Fokus utama diarahkan pada pembinaan atlet secara berkelanjutan di berbagai cabang olahraga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen menyampaikan optimisme tersebut usai melantik Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Jawa Tengah masa bakti 2025–2029 di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (20/1/2026).
Menurut Taj Yasin, penguatan ekosistem olahraga menjadi kunci untuk mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
Pembinaan tidak hanya difokuskan pada prestasi, tetapi juga pada penguatan budaya olahraga di masyarakat.
“Jika masyarakat sehat secara jasmani dan rohani, maka kemajuan daerah juga akan mengikuti,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus Perwosi Jawa Tengah yang sebagian besar merupakan mantan atlet perempuan.
Meski tidak lagi muda, semangat mereka dinilai tetap tinggi dalam mendorong kemajuan olahraga di Jawa Tengah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, menyampaikan bahwa pasca penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), urusan kepemudaan dan olahraga kini berada dalam satu dinas terpadu.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan prestasi olahraga, baik olahraga prestasi maupun olahraga kemasyarakatan,” jelasnya.
Masrofi menambahkan, Jawa Tengah secara konsisten menjadi salah satu provinsi penyumbang atlet terbanyak dalam ajang olahraga nasional dan internasional.
Pada Asean Para Games 2026 di Thailand, atlet asal Jawa Tengah turut ambil bagian di 62 dari 68 cabang olahraga yang dipertandingkan.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.