Ambulans Pembawa Jenazah Tabrak Rumah di Jembrana, Sopir Luka Usai Ban Pecah

Ambulans pembawa jenazah mengalami kecelakaan tunggal di Jembrana, Bali, usai ban belakang pecah hingga menabrak rumah warga di jalur Denpasar-Gilimanuk

chat_bubble_outline 0
Kondisi ambulans pembawa jenazah yang mengalami kecelakaan tunggal usai pecah ban di jalur Denpasar-Gilimanuk, Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Jembrana, Bali. Kendaraan menabrak pagar rumah warga hingga bagian depan mengalami kerusakan parah. (Foto: Ist/HARIANKOTA)

JEMBRANA, HARIANKOTA.COM – Kecelakaan tunggal melibatkan ambulans pengangkut jenazah terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, wilayah Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.

Kendaraan yang sedang menuju Pelabuhan Gilimanuk itu tiba-tiba keluar jalur sebelum menghantam pagar rumah warga di tepi jalan.

Insiden sekitar pukul 10.00 Wita tersebut mengejutkan warga sekitar. Ambulans terlihat meluncur tak terkendali setelah mengalami gangguan pada roda belakang hingga akhirnya berhenti usai menabrak bangunan di sisi kiri jalan.

Kapolsek Melaya Kompol I Putu Suarmadi mengatakan ambulans Suzuki APV bernomor polisi DK 1061 CX itu sedang menempuh perjalanan dari arah Denpasar menuju Gilimanuk dengan membawa jenazah serta dua orang penumpang.

Menurut dia, kecelakaan bermula saat ban kiri belakang kendaraan mendadak pecah ketika melintas di lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat sopir kehilangan kendali hingga ambulans bergerak ke kiri jalan dan menghantam pagar rumah warga.

“Pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan setelah ban belakang kiri pecah sehingga kendaraan keluar jalur dan menabrak pagar rumah warga,” ujar Suarmadi.

Benturan keras menyebabkan bagian depan ambulans mengalami kerusakan cukup parah. Sementara pagar rumah warga di pinggir jalan juga roboh akibat dihantam kendaraan.

Pengemudi ambulans diketahui bernama Umar Khatib (35), warga Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Ia mengalami luka robek di bagian dahi dan sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas I Melaya.

“Sopir mengalami luka pada bagian kepala dan sudah mendapat penanganan medis,” kata Suarmadi.

Sementara dua penumpang lain di dalam ambulans, Ahmad Jaelani (19) asal Probolinggo dan Anita Purwaningrum (41) asal Lumajang, dipastikan selamat tanpa mengalami luka serius.

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, termasuk penghuni rumah yang pagar bangunannya rusak akibat tertabrak ambulans.

Usai menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi kendaraan agar arus lalu lintas kembali normal.

“Penanganan kecelakaan saat ini dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana untuk proses lebih lanjut,” ujar Suarmadi.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya