KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Kemampuan menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini menjadi bekal penting bagi generasi muda.
Tak ingin pelajar hanya menjadi pengguna teknologi, Polres Karanganyar mengajak 310 siswa SMA Negeri Kebakkramat belajar memanfaatkan AI secara produktif, aman dan bertanggung jawab.
Pelatihan AI tersebut digelar Polres Karanganyar bekerja sama dengan Senopati Academy pada Rabu (9/9/2026). Sebanyak 310 siswa dari 10 kelas mengikuti kegiatan yang memadukan pemahaman teori dengan praktik langsung.
Para pelajar diperkenalkan dengan perkembangan teknologi AI, konsep dasar, hingga cara kerja kecerdasan buatan. Mereka juga belajar memanfaatkan AI sebagai pendukung pembelajaran, mencari dan mengolah informasi, serta mengembangkan berbagai ide kreatif.
Salah satu materi yang diberikan adalah cara menyusun prompt secara efektif. Kemampuan tersebut diharapkan membantu siswa berkomunikasi dengan teknologi AI secara lebih tepat sesuai kebutuhan.
Tak hanya belajar soal kecanggihan teknologi, peserta juga mendapat pembekalan mengenai etika penggunaan AI. Materi keamanan data dan risiko penyalahgunaan teknologi digital turut disampaikan kepada para siswa.
Kabag SDM Polres Karanganyar Kompol Hastin Marhadjanti, mengatakan perkembangan teknologi harus diimbangi dengan pemahaman dan tanggung jawab penggunanya.
“AI sekarang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, yang penting bukan hanya bisa menggunakan, tetapi juga memahami batasan, etika dan tanggung jawab dalam memanfaatkannya,” ujar Kompol Hastin.
Menurut dia, AI dapat menjadi sarana positif bagi pelajar untuk meningkatkan kemampuan belajar sekaligus mengasah kreativitas apabila digunakan secara tepat.
“Kami berharap anak-anak bisa menjadikan AI sebagai teman untuk belajar dan berkarya, bukan sekadar mengikuti tren. Tetap kritis terhadap informasi yang diperoleh dan jangan sampai teknologi digunakan untuk hal-hal yang merugikan,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasubbagkerma Bag Ops Polres Karanganyar AKP Anggoro Wahyu Setia Budhi. Selain itu juga 30 trainer Artificial Intelligence, serta personel Humas Polres Karanganyar.
Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan juga memperoleh sertifikat dari Senopati Academy.
Melalui pelatihan ini, Polres Karanganyar berharap generasi muda mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan sikap kritis dan tanggung jawab.
Tehnologi AI diharapkan tidak hanya digunakan untuk mengikuti tren, tetapi menjadi alat untuk belajar, berkreasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.