KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Sebanyak 14.083 pelajar di Kabupaten Karanganyar memperoleh bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026 dengan total nilai mencapai Rp7,72 miliar.
Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mencegah anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
Bantuan PIP diserahkan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto kepada perwakilan siswa di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (30/6/2026). Penyerahan turut dihadiri jajaran pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Pada 2026, penerima bantuan terdiri atas 9.276 siswa SD, 4.768 siswa SMP, 14 peserta didik Paket A, 1 peserta didik Paket B, dan 24 peserta didik Paket C, dengan total anggaran sebesar Rp7.721.175.000.
Dalam sambutannya, Rober Christanto menegaskan bahwa Program Indonesia Pintar menjadi salah satu wujud kehadiran pemerintah untuk memastikan seluruh anak tetap dapat mengenyam pendidikan tanpa terhambat kondisi ekonomi keluarga.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
“Jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan ekonomi. Pemerintah akan terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada dunia pendidikan,” ujarnya.
Rober juga mengingatkan agar bantuan PIP dimanfaatkan sesuai peruntukannya, seperti membeli seragam, buku, alat tulis, dan berbagai kebutuhan penunjang kegiatan belajar.
Ia meminta para orang tua ikut mengawasi penggunaan dana tersebut agar benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan anak.
Selain membantu meringankan beban keluarga, program ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga mereka dapat menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Pemkab Karanganyar juga menegaskan akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan memperluas akses pendidikan, meningkatkan mutu pembelajaran, dan menekan angka putus sekolah.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi Karanganyar yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.