KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM –Wahana di Pasar Malam Karanganyar Go Market dipastikan layak beroperasi setelah menjalani inspeksi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Seluruh wahana dinyatakan aman digunakan untuk menyambut pengunjung selama musim libur sekolah 2026.
Hasilnya, seluruh wahana dinyatakan layak digunakan dan memenuhi standar keselamatan kerja, meski masih terdapat beberapa catatan perbaikan minor yang harus diperhatikan pengelola.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim Inspektur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Mitra Tek Indo dengan fokus pada aspek konstruksi dan keamanan wahana.
Inspektur K3 Mitra Tek Indo, Restu Aji Pratama sebut sejumlah komponen yang diperiksa meliputi struktur bangunan, sistem pengikatan, serta berbagai sarana pendukung keselamatan di area permainan.
Restu Aji, mengatakan hasil inspeksi visual menunjukkan kondisi wahana secara umum berada dalam kategori aman dan memenuhi kelayakan operasional.
“Secara keseluruhan hasil pemeriksaan kali ini aman. Tidak ditemukan temuan mayor yang berpotensi membahayakan pengunjung maupun operator wahana,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Meski demikian, pihaknya masih menemukan beberapa catatan minor yang perlu segera ditindaklanjuti. Temuan tersebut antara lain berkaitan dengan kelengkapan rambu-rambu K3, penandaan area tertentu, serta perlunya perawatan rutin selama masa operasional berlangsung.
Menurut Restu, intensitas penggunaan wahana yang tinggi selama pasar malam berlangsung mengharuskan pengelola melakukan inspeksi harian dan perawatan berkala guna memastikan seluruh komponen tetap berfungsi optimal.
“Perawatan sederhana seperti pelumasan, pengecekan baut dan pengikat, serta penambahan marka atau pembatas area perlu dilakukan secara rutin untuk menjaga keamanan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa rekomendasi tersebut bersifat preventif dan tidak berkaitan dengan temuan berisiko tinggi. Seluruh wahana tetap dinilai aman untuk dioperasikan kepada masyarakat.
Terkait pengawasan lanjutan, Restu menjelaskan tanggung jawab perawatan harian sepenuhnya berada di tangan pemilik dan penanggung jawab wahana. Tim inspeksi hanya memberikan rekomendasi teknis sebagai acuan pelaksanaan perawatan selama kegiatan berlangsung.
“Kami memberikan imbauan dan rekomendasi perawatan kepada pengelola. Selanjutnya pelaksanaan perawatan harian menjadi tanggung jawab pemilik alat dan penanggung jawab operasional wahana,” tegasnya.
Koordinator Lapangan Pasar Malam, Sriyanto, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung mulai 18 Juni hingga 12 Juli 2026. Selama penyelenggaraan, puluhan pelaku usaha dan wahana permainan turut meramaikan area pasar malam.
Beragam wahana permainan disiapkan untuk menarik minat pengunjung dari berbagai kalangan. Beberapa di antaranya adalah bianglala, kura-kura, ombak banyu, rumah hantu, rainbow slide, wahana love, trampolin, hingga kuda putar.
“Agar lebih terjangkau bagi masyarakat, khususnya selama masa liburan sekolah, harga tiket wahana ditetapkan sebesar Rp10.000 per permainan,” imbuhnya.
Tarif tersebut lebih rendah dibanding penyelenggaraan sebelumnya yang mencapai Rp15.000.
“Kami menyesuaikan harga agar lebih ramah bagi masyarakat. Dengan tiket Rp10.000, kami berharap lebih banyak pengunjung yang bisa menikmati wahana yang tersedia,” ujarnya.
Menurut Sriyanto, penyelenggaraan pasar malam tahun ini memang sengaja bertepatan dengan masa libur sekolah sehingga dapat menjadi alternatif hiburan bagi keluarga dan anak-anak.
“Dan Kami mengutamakan keselamatan pengunjung. Karena itu sebelum dibuka, seluruh wahana dipastikan telah melalui pemeriksaan dan dinyatakan layak untuk beroperasi,” tegasnya.
Pasar malam tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi hiburan masyarakat selama libur sekolah sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku usaha yang terlibat dalam kegiatan tersebut.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.