Arus Keluar Bali Dominasi Selama Libur Iduladha, 211 Ribu Penumpang Menyeberang ke Jawa

Arus keluar Bali mendominasi selama libur panjang Iduladha. Sebanyak 211.659 penumpang dan 68.314 kendaraan menyeberang dari Gilimanuk menuju Ketapang hingga H+3

chat_bubble_outline 0
Arus kendaraan saat Idul Adha 2026 di Pelabuhan Gilimanuk

JEMBRANA, HARIANKOTA.COM – Arus penumpang dari Bali menuju Jawa mendominasi pergerakan di lintasan penyeberangan Gilimanuk-Ketapang selama libur panjang Iduladha. Hingga H+3, sebanyak 211.659 orang tercatat menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang.

Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan arus penumpang dari Jawa menuju Bali yang mencapai 173.978 orang pada periode yang sama. Kondisi ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang meninggalkan Pulau Bali menjelang berakhirnya masa libur panjang.

Berdasarkan data Posko Angkutan Libur Iduladha, kendaraan yang keluar dari Bali juga tercatat lebih banyak dibandingkan kendaraan yang masuk.

Sebanyak 68.314 kendaraan menyeberang dari Gilimanuk menuju Ketapang, sementara kendaraan yang masuk ke Bali mencapai 50.779 unit.

Manager Humas ASDP Ketapang, Bintang Felfian, mengatakan secara kumulatif jumlah penumpang yang melintas di kedua arah selama periode H-5 hingga H+3 mencapai ratusan ribu orang.

“Secara kumulatif hingga H+3, jumlah penumpang yang menyeberang di kedua lintasan mencapai 385.637 orang. Sedangkan total kendaraan yang melintas mencapai 119.093 unit,” ujar Bintang pada wartawan, Senin (1/6/2026).

Aktivitas penyeberangan masih terpantau tinggi pada H+3. Dari Gilimanuk menuju Ketapang tercatat 21.225 penumpang dengan 6.735 kendaraan. Sementara dari Ketapang menuju Gilimanuk terdapat 26.642 penumpang dan 7.630 kendaraan.

Arus kendaraan yang melintas didominasi sepeda motor dan kendaraan pribadi. Namun, aktivitas distribusi logistik juga tetap berjalan dengan ribuan truk yang menyeberang setiap harinya melalui Selat Bali.

Untuk menjaga kelancaran layanan selama masa libur panjang, ASDP mengoperasikan armada kapal secara optimal di lintasan Gilimanuk-Ketapang. Berdasarkan data posko, pada H+3 tercatat 190 trip kapal beroperasi dari Gilimanuk menuju Ketapang dan 189 trip kapal dari Ketapang menuju Gilimanuk.

Bintang menegaskan operasional penyeberangan selama periode libur panjang berjalan lancar dengan dukungan armada yang disiagakan di kedua pelabuhan.

“ASDP juga terus melakukan pemantauan dan pengaturan layanan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur panjang, khususnya pada lintasan penyeberangan tersibuk di Indonesia ini,” katanya.

Pelabuhan Gilimanuk menjadi salah satu pintu gerbang utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antara Bali dan Jawa. Tingginya pergerakan penumpang dan kendaraan selama libur Iduladha kembali menunjukkan peran strategis lintasan penyeberangan tersebut dalam mendukung konektivitas antarpulau.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya