KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Polres Karanganyar musnahkan ribuan liter minuman keras tradisional jenis ciu serta ratusan botol minuman keras pabrikan hasil operasi penyakit masyarakat (pekat). Pemusnahan dilakukan di halaman Mapolres Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026).
Kapolres Karanganyar, AKBP Amran Sahti, menjelaskan bahwa pemusnahan minuman keras tersebut merupakan hasil dari Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif menjelang Ramadan dan Lebaran 2026.
Menurutnya, operasi tersebut dilaksanakan selama hampir tiga pekan, yakni mulai 17 Februari hingga 8 Maret 2026 di sejumlah wilayah di Kabupaten Karanganyar.
“Ini merupakan hasil Operasi Pekat dalam rangka cipta kondisi yang kami laksanakan dari 17 Februari sampai 8 Maret 2026. Dari operasi tersebut kami mengamankan total 2.250 liter minuman keras tradisional jenis ciu, 529 botol minuman keras pabrikan berbagai merek, serta 24 kaleng minuman beralkohol jenis draft beer,” ujar Amran.
Seluruh barang bukti tersebut kemudian dikumpulkan dan dimusnahkan secara terbuka sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menekan peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
Kapolres menegaskan, langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan aparat dalam menghadapi Operasi Ketupat 2026, yang akan difokuskan pada pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri.
Bupati Karanganyar Apresiasi Langkah Kepolisian
Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto menyampaikan apresiasi atas langkah tegas yang dilakukan Polres Karanganyar dalam memberantas peredaran minuman keras.
Menurutnya, minuman keras sering menjadi salah satu faktor yang memicu kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama menjelang meningkatnya aktivitas warga saat mudik Lebaran.
“Langkah ini sangat penting dalam rangka menghadapi mudik Lebaran. Salah satu pemicu kerawanan kamtibmas adalah peredaran minuman keras. Karena itu kami mengapresiasi langkah Polres Karanganyar yang telah melakukan penertiban hingga pemusnahan miras,” kata Rober.
Ia berharap upaya tersebut dapat menjadi langkah awal untuk menjaga situasi Karanganyar tetap aman dan kondusif selama masa mudik hingga perayaan Idulfitri.
“Semoga ini menjadi langkah awal agar Karanganyar tetap aman dan nyaman bagi masyarakat maupun para pemudik,” pungkasnya.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.