SEMARANG, HARIANKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) atas pengadaan tanah untuk proyek Jalan Tol Yogyakarta–Bawen. Dua bidang lahan milik Pemprov di kawasan sekolah terdampak pembangunan tersebut.
Pembayaran UGK yang diterima Pemprov Jateng masing-masing sebesar Rp1.971.621.600 untuk lahan seluas 1.748 meter persegi dan Rp13.114.200 untuk lahan 4 meter persegi. Kedua bidang tanah itu berada di area SMK Negeri 1 Bawen, Kelurahan Bawen, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah menegaskan dukungan terhadap program strategis nasional, termasuk pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen. Jika terdapat aset milik Pemprov yang terdampak, pelepasan akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
Karena lahan yang terdampak merupakan area sekolah, Pemprov berharap tersedia tanah pengganti yang lokasinya tidak jauh dari sekolah agar kegiatan belajar mengajar tetap optimal.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Yogyakarta–Bawen, Muhammad Fajri Nuqman, menyebut masih ada lahan yang belum terbebaskan. Proses pembebasan tanah ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Untuk konstruksi, pekerjaan telah berjalan di Seksi 1 ruas Yogyakarta–Banyurejo, Kabupaten Sleman, serta Seksi 6 Bawen–Ambarawa, Kabupaten Semarang. Pembangunan Seksi 2 Banyurejo–Mungkid di Kabupaten Magelang juga mulai dikerjakan, dengan target penyelesaian keseluruhan proyek hingga 2029.

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.