Pemprov Jateng Tancap Gas Serap APBD 2026, Pengadaan Diminta Dimulai Sejak Awal Tahun

Pemprov Jawa Tengah mempercepat penyerapan APBD 2026 setelah anggaran ditetapkan/foto Humas PemprovJateng

chat_bubble_outline 0

 

SEMARANG, HARIANKOTA.COM– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) langsung menggeber percepatan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 setelah anggaran resmi ditetapkan dan hasil evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diterima.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa kesiapan sejak awal menjadi kunci agar pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan dapat berjalan optimal. Hal itu disampaikannya saat memimpin Apel Pagi di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/1/2026).

“Kita sudah memasuki tahun 2026. Alhamdulillah, APBD sudah ditetapkan dan evaluasi dari Kemendagri juga sudah turun,” ujar Sumarno.

Ia meminta Biro Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa (APBJ) untuk segera menyiapkan proses pengadaan tahun 2026 lebih dini. Menurutnya, perencanaan dan pelaksanaan pengadaan yang matang akan berdampak langsung pada kualitas program pemerintah daerah.

Sumarno berharap, dengan kesiapan yang lebih baik, pelaksanaan APBD 2026 dapat berjalan lebih optimal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas, bukan hanya kecepatan serapan anggaran.

Selain itu, Sumarno juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah atas kinerja sepanjang tahun 2025 yang dinilainya berjalan dengan baik. Capaian tersebut, kata dia, merupakan hasil kerja kolektif seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jateng.

“Alhamdulillah, secara keseluruhan pelaksanaan tugas pokok di tahun 2025 bisa berjalan dengan baik. Ini tentu tidak lepas dari partisipasi dan kerja bersama seluruh teman-teman,” ucapnya.

Terkait telah ditetapkannya Peraturan Daerah tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru, Sumarno berharap perubahan tersebut dapat disikapi secara profesional dan proporsional oleh seluruh jajaran.

Ia menegaskan bahwa penyesuaian struktur organisasi tidak boleh mengganggu fokus utama perangkat daerah dalam menyiapkan dan melaksanakan APBD 2026.

“Secara konsep, kami berharap tidak ada dinamika yang aneh-aneh. Kami mohon teman-teman bisa menyiapkan APBD tahun 2026 dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Sebagai informasi, struktur APBD Jawa Tengah 2026 terdiri dari total pendapatan daerah sebesar Rp23,74 triliun, belanja daerah Rp24,15 triliun, dengan defisit Rp414,5 miliar yang ditutup melalui pembiayaan daerah sebesar Rp414,5 miliar. Dengan skema tersebut, Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA) tahun 2026 ditargetkan nihil.

 

Meta Description

Pemprov Jawa Tengah mempercepat penyerapan APBD 2026 setelah anggaran ditetapkan. Sekda Jateng minta pengadaan dimulai sejak awal tahun.

 

#APBD2026

#PemprovJateng

#JawaTengah

#SerapanAnggaran

#SekdaJateng

#PengadaanBarangJasa

#PembangunanDaera

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya