Timotius Suryadi Tutup Masa Tugas ASN, Fokus Menulis dan Menjelajah dari Sabang ke Merauke

Usai puluhan tahun mengabdi, Timotius Suryadi resmi pensiun dari ASN. Kini fokus menulis buku dan menjelajah dari Sabang ke Merauke bersama sang istri

chat_bubble_outline 0
Timotius
Sekertaris Daerah (Sekda) karanganyar Timotius (Foto: Alifian/Hariankota.com)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Setelah puluhan tahun mengabdi di pemerintahan, Timotius Suryadi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Sosok yang pernah menjabat Sekretaris Daerah (Sekda), Penjabat (Pj) Bupati Karanganyar, dan terakhir Staf Ahli Bupati itu kini resmi purna tugas dan bersiap memulai babak baru dalam hidupnya.

Tidak ada seremoni besar di hari terakhirnya. Di ruang kerja Staf Ahli Bupati Karanganyar, tempatnya mengabdi selama ini, Timotius memilih berpamitan secara sederhana kepada rekan kerja dan jurnalis yang selama ini mengikuti kiprahnya.

“Teman-teman wartawan adalah bagian penting dari perjalanan saya. Terima kasih atas komunikasi yang baik dan pemberitaan yang selalu berimbang,” ucap Timotius, Jumat (31/10/2025).

Suasana perpisahan berlangsung hangat meski singkat. Sejumlah wartawan tampak berbincang akrab, menandai akhir masa tugas yang penuh kenangan.

Pensiun tak membuat Timotius berhenti berkarya. Kini ia tengah menulis lima naskah buku, dengan tiga di antaranya siap terbit. Salah satu karya yang segera dirilis berjudul “Conscious Living: Spiritualitas Tanpa Dogma.”

“Menulis adalah cara saya belajar dan berdamai dengan diri sendiri. Dari keresahan bisa lahir pemahaman baru,” ungkapnya.

Buku-buku tersebut banyak menggali pengalaman hidup, nilai-nilai pelayanan publik, serta refleksi spiritual yang membentuk pandangan hidupnya.

Memasuki masa pensiun, Timotius bersama sang istri, Endar Timotius, telah menyiapkan rencana perjalanan darat menuju Titik Nol Kilometer Indonesia di Sabang, Aceh, lalu melanjutkan ke Merauke, Papua.

“Perjalanan ini simbol awal baru. Dari titik nol, kami ingin belajar lagi tentang kehidupan dan mengenal Indonesia dari dekat,” tuturnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Karanganyar, Titis Sri Jawoto, menyebut Timotius sebagai pemimpin yang disiplin, terbuka, dan visioner.

“Beliau tidak hanya memimpin, tapi memberi contoh nyata. Kedisiplinannya tinggi, tapi tetap terbuka terhadap ide dan teknologi baru,” ujar Titis.

Menurutnya, sejumlah program digitalisasi dan peningkatan kompetensi ASN di Karanganyar lahir dari gagasan Timotius.

“Beliau sudah menerapkan transformasi digital jauh sebelum menjadi kebijakan nasional. Itu warisan berharga bagi ASN muda,” tambahnya.

Kini, Timotius menjalani masa pensiun dengan tenang tanpa kehilangan semangat pelayanan.

“Jabatan boleh selesai, tapi semangat memberi makna tak harus ikut berhenti,” katanya.

Ia merasa bersyukur bisa menutup masa dinas dengan baik dan memulai babak baru dengan kesadaran penuh.

Selain menulis, Timotius juga ingin menekuni kembali investasi saham, hobi yang telah lama ia jalani sejak masih menjadi Sekretaris Kecamatan Tawangmangu.

“Main saham itu menyenangkan dan hasilnya langsung terasa. Beda dengan jual beli properti yang sekarang susah laku,” ujarnya.

Perpisahan sederhana di ruang kerjanya menandai akhir pengabdian panjang seorang birokrat yang dikenal berintegritas dan berwawasan luas.

Kini, dari Karanganyar menuju Sabang hingga Merauke, Timotius Suryadi siap melangkah menulis kisah baru tentang kehidupan, kebebasan, dan kesadaran.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya