SOLO, HARIANKOTA.COM – Jumlah penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta meningkat menjelang berakhirnya masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Berdasarkan data operasional KAI, pada Sabtu (3/1/2026) atau satu hari sebelum penutupan angkutan Nataru, tercatat 30.119 penumpang berangkat dan 24.065 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang berangkat mulai terlihat signifikan, khususnya di stasiun-stasiun utama.
Menurutnya, tren kenaikan ini menandakan mulai padatnya perjalanan penumpang menjelang berakhirnya masa libur Nataru.
“Pada hari ini, Sabtu (3/1), jumlah penumpang berangkat di Daop 6 sudah meningkat. Khusus di Stasiun Yogyakarta, jumlah penumpang berangkat naik hingga sekitar 30 persen dibandingkan akhir pekan biasa,” kata Feni, Sabtu (3/1/2026).
Data KAI Daop 6 mencatat, Stasiun Yogyakarta (Tugu) menjadi stasiun dengan jumlah penumpang berangkat tertinggi. Sepanjang Sabtu (3/1/2026), stasiun ini melayani 12.736 penumpang berangkat dan 8.585 penumpang tiba.
Selain Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan juga mencatat volume penumpang yang cukup tinggi. Dari stasiun ini, sebanyak 6.078 penumpang berangkat, sementara 4.757 penumpang tercatat tiba.
Sementara itu, Stasiun Solobalapan di Kota Solo melayani 5.854 penumpang berangkat dan 5.632 penumpang tiba. Aktivitas penumpang juga tercatat di stasiun penyangga, seperti Stasiun Klaten dengan 1.778 penumpang berangkat dan 1.123 penumpang tiba, serta Stasiun Wates yang melayani 732 penumpang berangkat dan 563 penumpang tiba. Sisanya berasal dari stasiun-stasiun lain di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Feni menyampaikan bahwa meskipun jumlah penumpang meningkat, ketersediaan tiket keberangkatan masih ada hingga hari terakhir Angkutan Nataru. Hingga Sabtu (3/1/2026), tercatat sekitar 15.000 tiket masih tersedia dari stasiun-stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta.
“Sisa tempat duduk Angkutan Nataru dari wilayah Daop 6 Yogyakarta masih tersedia, termasuk untuk tujuan kota favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang,” ujar Feni.
Ia mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dengan memesan tiket melalui aplikasi resmi Access by KAI maupun kanal penjualan lain yang telah bekerja sama dengan KAI.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur Connecting Train sebagai alternatif jika tiket pada relasi utama telah habis.
Sejumlah kereta api keberangkatan Daop 6 Yogyakarta yang masih menyediakan tempat duduk untuk periode 3–4 Januari 2026 antara lain KA Taksaka, KA Manahan, KA Argo Dwipangga, KA Argo Lawu, KA Sancaka, KA Lodaya Tambahan, serta KA Tambahan relasi Yogyakarta–Gambir.
Berdasarkan data keterisian, KAI mencatat lima kereta dengan jumlah penumpang tertinggi selama Angkutan Nataru 2025/2026, yakni KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Progo, dan KA Fajar Utama YK. Sementara tujuan favorit penumpang dari wilayah Daop 6 Yogyakarta meliputi Pasarsenen, Gambir, Surabaya Gubeng, Bandung, dan Malang.
KAI Daop 6 Yogyakarta memperkirakan jumlah penumpang tertinggi akan tercatat pada Minggu (4/1/2026), bertepatan dengan hari terakhir libur Nataru. Feni mengingatkan masyarakat untuk mengatur waktu keberangkatan menuju stasiun lebih awal guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
“Masyarakat kami imbau untuk datang lebih awal ke stasiun agar tidak tertinggal kereta, mengingat potensi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan,” ujarnya.***


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.