Serap Aspirasi Ekonomi Kerakyatan yang Berkeadilan, Rinto Subekti Tegaskan Rakyat Sebagai Penggerak Utama Ekonomi

Kesenjangan ekonomi masih menjadi tantangan yang nyata di tengah masyarakat. Banyak keluarga berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara segelintir pihak menikmati keuntungan besar

chat_bubble_outline 0
Rinto Subekti Tegaskan Rakyat Sebagai Penggerak Utama Ekonomi (Foto: Aya)

KARANGANYAR, HARIANKOTA. COM – Kesenjangan ekonomi masih menjadi tantangan yang nyata di tengah masyarakat. Banyak keluarga berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara segelintir pihak menikmati keuntungan besar.

Hal ini mencuat dalam kegiatan Serap Aspirasi Masyarakat MPR RI di Karanganyar, Selasa (22/4), Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI sekaligus Anggota MPR RI, Rinto Subekti menjabarkan topik mengenai Ekonomi Kerakyatan yang Berkeadilan bahwa dalam kondisi seperti ini, konsep ekonomi kerakyatan yang berkeadilan menjadi semakin relevan dan penting untuk dihadirkan dalam praktik kehidupan sehari-hari.

“Ekonomi kerakyatan merupakan sistem ekonomi yang menempatkan rakyat terutama kelompok kecil, menengah, dan lokal sebagai pelaku utama dalam kegiatan ekonomi. Dengan artian masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, namun juga produsen, pengelola, dan pemilik dari kegiatan ekonomi itu sendiri. Berbeda dengan sistem ekonomi yang dikuasai oleh segelintir pemodal besar, ekonomi kerakyatan berpihak pada masyarakat luas. Tumbuh dari bawah, berdasarkan potensi dan kearifan lokal, serta bertumpu pada nilai-nilai gotong royong dan keadilan sosial,” ujar Rinto Subekti.

Menurut Rinto, keadilan dalam ekonomi tidak hanya soal semua orang mendapatkan bagian yang sama, tetapi lebih kepada setiap orang memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang. Misalnya, seorang petani kecil seharusnya memiliki akses yang sama terhadap pupuk, pasar, dan informasi harga seperti petani besar. Begitu pula pedagang kaki lima, seharusnya tidak kalah bersaing dengan jaringan minimarket besar karena minimnya dukungan kebijakan.

“Ekonomi kerakyatan yang berkeadilan dapat kita lihat dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti mendukung produk lokal dan digitalisasi UMKM. Mendukung produk lokal dengan membeli barang dari pasar tradisional atau kerajinan dari UMKM, kita secara langsung membantu perputaran ekonomi rakyat. Serta, dengan digitalisasi UMKM, pelaku UMKM dapat memasarkan produknya melalui media sosial dan marketplace. Hal tersebut dapat membuka akses pasar yang lebih luas,” terang Politisi senior Partai Demokrat itu.

Kedua, aspek yang disebutkan Rinto Subekti tersebut menunjukkan bagaimana ekonomi kerakyatan bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Bahkan, sebagai konsumen pun, punya andil besar dalam mewujudkan keadilan ekonomi.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya