RSUD Siapkan 11 Tempat Tidur Isolasi, Belum Berlakukan Karantina Kasus Campak

RSUD menyiapkan 11 tempat tidur isolasi untuk penanganan campak. Hingga kini belum ada kebijakan karantina, penanganan tetap mengacu pada Dinkes dan Kemenkes.

chat_bubble_outline 0
RSUD Karanganyar siapkan kamar isolasi untuk kasus campak

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) memastikan belum ada kebijakan karantina khusus terkait kasus campak. Penanganan tetap mengacu pada arahan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kementerian Kesehatan, dengan penguatan fasilitas isolasi sebagai langkah antisipasi.

Direktur RSUD Karanganyar, Arif Setyoko menyampaikan bahwa hingga saat ini belum terdapat instruksi khusus mengenai karantina pasien campak dari pemerintah pusat.

Pihak rumah sakit tetap berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan serta mengikuti pedoman yang berlaku.

“Untuk sementara belum ada kebijakan karantina. Penanganan campak kami mengacu pada Dinkes dan Kementerian Kesehatan, serta rutin melakukan pelaporan,” ujarnya, belum lama ini.

Terkait data kasus, disebutkan terdapat delapan kasus campak yang sebelumnya dilaporkan oleh Dinkes. Dari jumlah tersebut, enam pasien menjalani rawat inap, sementara dua lainnya tidak.

Namun, pihak RSUD menegaskan bahwa sebagian besar kasus tersebut ditangani di tingkat Puskesmas. Pasien baru dirujuk ke rumah sakit apabila mengalami komplikasi serius.

“Kalau di RSUD biasanya pasien dirujuk ketika sudah ada komplikasi, seperti kejang atau demam tinggi yang disertai kejang,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan penularan, terutama kepada tenaga kesehatan, RSUD telah menerapkan prosedur operasional standar (SOP) secara ketat, termasuk penyediaan ruang isolasi.

“Kami sudah sesuai SOP, dan saat ini tersedia ruang isolasi untuk penanganan pasien,” tambahnya.

RSUD juga telah menyiapkan total 11 tempat tidur (bed) di ruang isolasi guna mengantisipasi lonjakan kasus dan memastikan penanganan pasien berjalan optimal.

Dengan kesiapan fasilitas dan penerapan SOP yang ketat, Arif berharap dapat menekan risiko penularan campak, baik di lingkungan rumah sakit maupun di masyarakat.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya