Hasilnya luar biasa. Ayam MAHAR tumbuh lebih cepat—ayam jantan mulai berkokok pada usia 4 bulan, sedangkan betina sudah bisa bertelur pada usia 4–5 bulan dengan produksi hingga 320 butir per tahun.
Lebih dari sekadar teknologi, tim Gama Ayam juga menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Caturtunggal, Sleman, Yogyakarta. Warga menerima pelatihan budidaya ayam, distribusi alat penetas, hingga pendampingan teknis.

“Kami ingin inovasi ini membawa multiplier effect, terutama untuk peningkatan ekonomi masyarakat—baik dari efisiensi biaya produksi, peningkatan pendapatan, maupun pemenuhan kebutuhan industri dan rumah tangga,” imbuh Gusman.
Pendaftaran dan informasi lengkap bisa diakses melalui laman resmi pertaminafoundation.org. Ini adalah kesempatan besar bagi para inovator untuk memperluas dampak, mempercepat hilirisasi riset, dan menjawab tantangan ketahanan nasional melalui teknologi.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.