KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM-Perum Perhutani KPH Surakarta bersama PUD Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan kawasan wisata lereng Gunung Lawu, Selasa (17/3/2026), di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Kerja sama ini mencakup pengelolaan Wana Wisata Puncak Lawu, Taman Saraswati, dan Pringgodani, dengan tujuan meningkatkan kualitas pengelolaan pariwisata sekaligus mendorong ekonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat.
Administratur Perhutani KPH Surakarta, Ronny Merdyanto, menegaskan pengembangan wisata tetap mengedepankan kelestarian hutan.
“Pengelolaan harus seimbang antara aspek ekonomi dan ekologi,”ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Sementara itu, Direktur PUD Aneka Usaha, Samidi akan fokus pada peningkatan layanan, penguatan fasilitas, serta promosi guna menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan pendapatan daerah.
“Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan potensi wisata Gunung Lawu agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ruang lingkup kerja sama meliputi pengelolaan sejumlah destinasi unggulan, seperti jalur pendakian Puncak Lawu melalui Cemoro Kandang dan jalur lainnya, kawasan Taman Saraswati, serta objek wisata Pringgodani.
“Kerja sama juga mencakup pengembangan infrastruktur, pengelolaan operasional pendakian, hingga upaya pelestarian lingkungan dengan total area sekitar 7,9 hektare,” lanjutnya.
Samidi juga mengungkapkan, proses kerja sama telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari pengajuan permohonan oleh Bupati Karanganyar pada Desember 2025, koordinasi lanjutan pada Maret 2026, hingga pembahasan teknis dan negosiasi antara kedua pihak.
Sementara itu Bupati Karanganyar Rober Christanto menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk membuka peluang ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat posisi Gunung Lawu sebagai destinasi unggulan.
“Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan pengelolaan wisata yang lebih terintegrasi, profesional, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga mencontohkan keberhasilan pengelolaan kawasan Pabrik Gula Tasikmadu yang dikelola melalui BUMD dan mampu menarik minat wisatawan sejak dibuka untuk umum.
Ke depan, Pemkab Karanganyar menargetkan integrasi berbagai destinasi wisata di kawasan Gunung Lawu agar mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan.
Strategi ini diharapkan dapat memperkuat perputaran ekonomi lokal serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Kerja sama antara PUD Aneka Usaha dan Perhutani ini pun diharapkan menjadi fondasi awal dalam pengembangan pariwisata Karanganyar yang lebih kompetitif dan berdaya saing.

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.