PCPM Karanganyar Siap Sinergi dengan Pemerintah, Dorong UMKM dan Kaderisasi

PCPM Muhammadiyah Karanganyar resmi dilantik, siap dorong kemandirian ekonomi, kaderisasi, dan sinergi lintas sektor untuk pembangunan Karanganyar

chat_bubble_outline 0
Pelantikan PCPM Karanganyar 2025: Kolaborasi BPJS, BRI, dan Dinas Koperasi Disiapkan (Foto: HARIANKOTA/Muhammad Bramantyo)

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Semangat baru bergelora di tubuh Pemuda Muhammadiyah Karanganyar! Sabtu malam (31/5), sebanyak 30 pengurus baru Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kecamatan Karanganyar resmi dikukuhkan dalam sebuah acara pelantikan yang berlangsung penuh semangat dan visi kebangsaan.

Tak sekadar seremoni, pelantikan ini menjadi titik awal lahirnya generasi muda Muhammadiyah yang siap bergerak aktif membangun Karanganyar dari berbagai sektor diantaranya, ideologi, ekonomi, sosial, hingga politik.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana, tokoh Muhammadiyah, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta Manajer UMKM BRI.

Dalam pidatonya, Wakil Bupati menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan seperti Pemuda Muhammadiyah adalah kunci kemajuan daerah.

“Kita butuh pemimpin muda yang bukan hanya idealis, tapi juga solutif. Pemuda Muhammadiyah harus menjadi penggerak dakwah yang nyata dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Program Unggulan: Ekonomi Mikro dan Kolaborasi Lintas Sektor

Ketua PCPM Karanganyar, Paksi Hidayatullah, menjelaskan bahwa kepengurusan kali ini akan memprioritaskan kolaborasi antarsektor, penguatan ideologi kader, dan pemberdayaan ekonomi mikro.

“Fokus kami bukan hanya ke dalam, tapi juga keluar—membangun jejaring kemitraan dengan BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Koperasi, dan sekolah-sekolah Muhammadiyah,” jelas Paksi.

Dalam waktu dekat, PCPM Karanganyar akan meluncurkan program khusus bagi anak muda Muhammadiyah, termasuk pendirian unit usaha produktif, pelatihan kewirausahaan, dan penguatan UMKM.

Menatap Politik Etis dan Peran Strategis Pemuda

Lebih dari sekadar ekonomi dan ideologi, PCPM juga tidak melupakan peran penting kader Muhammadiyah dalam kancah politik. Paksi menekankan pentingnya merancang strategi politik berbasis nilai-nilai Muhammadiyah, yang akan menjadi bagian dari roadmap kaderisasi.

“Kami ingin mencetak kader-kader yang mampu berperan secara etis dalam dinamika politik nasional, tanpa kehilangan jati diri sebagai pejuang dakwah,” ujarnya.

Pelantikan Bukan Akhir, Tapi Awal Perjuangan

Dengan berbagai rencana strategis yang disiapkan, PCPM Karanganyar optimistis akan menjadi motor penggerak perubahan yang berdampak nyata, khususnya bagi generasi muda Islam di Karanganyar.

Momentum ini menandai babak baru kepemimpinan Pemuda Muhammadiyah di Karanganyar—lebih progresif, inklusif, dan solutif.***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya