KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Perayaan Hari Jadi ke-108 Kabupaten Karanganyar pada Jumat malam (14/11/2025) ditutup dengan sebuah acara yang memecahkan rekor nasional.
Sebanyak 360 unit perangkat audio ditata dalam parade sound system sepanjang lima kilometer yang membentang dari kawasan Papahan hingga Bejen.
Acara kolosal ini berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai parade sound system terpanjang dan terbanyak.
Parade ini bukan hanya soal jumlah, melainkan mengusung filosofi unik. Berbeda dengan sistem sound horeg yang identik dengan kebisingan ekstrem, penyelenggara menekankan bahwa instalasi audio ini menggunakan standar kenyamanan suara dan kejernihan yang tinggi.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan Asosiasi Pengusaha Sound Indonesia (APSI). APSI menetapkan protokol ketat, meliputi pembatasan volume, pengurangan subwoofer, serta kontrol pada line array, demi memastikan publik dapat menikmati musik dalam suasana yang kondusif dan ramah lingkungan.
Ketua APSI menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi komunitas audio lokal untuk menunjukkan identitas profesional mereka.
Mereka membuktikan bahwa industri jasa sound system mampu beradaptasi dan menyajikan hiburan publik yang aman serta bermutu tinggi.
Ribuan warga lokal dan pendatang mulai memadati jalur utama kota sejak sore hari. Mereka datang tidak hanya untuk menonton hiburan musik bernuansa nostalgia yang ditampilkan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap komunitas audio setempat.
Acara ini juga menarik partisipasi pelaku usaha dari berbagai wilayah tetangga, seperti Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, dan Boyolali.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menggarisbawahi bahwa perayaan hari jadi tahun ini berfungsi sebagai model implementasi nyata semangat gotong royong.
Ia menjelaskan bahwa pencapaian rekor hanyalah konsekuensi dari kerja kolektif, sementara nilai terpenting adalah partisipasi aktif dari seluruh warga dan pelaku usaha yang telah meluangkan waktu dan tenaga mereka.
Keberhasilan pencatatan rekor MURI diumumkan pada akhir acara dan diserahkan kepada perwakilan penyelenggara.
Malam puncak Hari Jadi ke-108 Kabupaten Karanganyar ini pun ditutup dengan meriah dan tertib, menegaskan bahwa kualitas hiburan dan kenyamanan publik dapat berjalan beriringan.


Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.